Warung lalapan langganan Hotman Paris menarik perhatian pembaca. Ada juga dampak minum kopi saat perut kosong dan kabar penutupan warung nasi padang tertua yang membuat menteri turun tangan.
Makan malam dengan menu sederhana tetapi banyak varian digemari foodies Indonesia. Antusias yang tinggi salah satunya terlihat di Warung Tarra yang berlokasi di kawasan kuliner Wisma Gading Permai (WGP). Bahkan saking enaknya menu makanan di sini sampai menjadi langganan Hotman Paris.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Akhir-akhir ini kopi dianggap menjadi kebutuhan wajib sebelum memulai hari. Banyak penikmatnya yang bahkan nekat minum kopi dalam kondisi perut kosong. Padahal ada dampak negatif yang jarus diwaspadai ketika minum kopi saat perut kosong.
Sebuah warung nasi padang tertua di Singapura mengabarkan rencana penutupannya. Kabar ini mendadak jadi sorotan, tak hanya bagi foodies Singapura tetapi juga sampai ke Indonesia. Saking disayangkannya, Menteri Urusan Muslim Singapura yaitu Faishal Ibrahim, sampai turun tangan.
Warung Tarra, sebuah warung lalapan yang terletak di kawasan kuliner Wisma Gading Permai (WGP), Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi tempat favorit bagi para pencinta kuliner malam. Warung tenda ini selalu ramai dikunjungi karena konsep makanannya yang sederhana namun menggugah selera.
Bahkan pengacara kondang Hotman Paris disebut-sebut sering mampir dan menikmati hidangan di sini. Salah satu daya tarik utama Warung Tarra adalah sambal dan lalapan yang disediakan.
Menu di warung ini terdiri dari berbagai lauk pauk yang bisa dipadu-padankan dengan sambal dan lalapan, mulai dari ayam, ikan, hingga jeroan. Warung buka pada sore hingga malam hari, dan karena popularitasnya, lauk sering habis lebih cepat jika datang terlalu malam.
Banyak orang punya kebiasaan minum kopi segera setelah bangun tidur, sebelum sarapan. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak buruk terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kafein atau memiliki masalah pencernaan.
Minum kopi saat perut kosong membuat asam lambung meningkat karena kopi merangsang produksi asam. Efeknya lapisan lambung bisa lebih mudah teriritasi dan menimbulkan sensasi terbakar di dada yang dikenal sebagai heartburn.
Selain itu, ketika kopi dikonsumsi tanpa makanan, kafein diserap lebih cepat ke dalam aliran darah. Kebiasaan ini juga dapat memicu gangguan pencernaan seperti kembung, kram, mual, atau diare karena kopi merangsang kontraksi usus.
Rumah makan legendaris Warong Nasi Pariaman, yang dikenal sebagai warung nasi Padang tertua di Singapura dan telah beroperasi sejak 1948, mengejutkan publik setelah mengumumkan rencana penutupan permanen pada 31 Januari 2026. Tempat makan ini terletak di 738 North Bridge Road di kawasan Kampong Glam.
Keputusan penutupan ini menarik perhatian pejabat pemerintah Singapura. Sampai-sampai menteri yang bertanggung jawab atas Urusan Muslim, Faishal Ibrahim, bahkan turun tangan untuk menemui keluarga pemilik Warong Nasi Pariaman dan berbicara langsung mengenai kontribusi warung tersebut terhadap warisan kuliner negara.
Berikut ini berita terpopuler infoFood yang menarik perhatian pembaca kemarin (26/1/2026):
1. Warung Lalapan Langganan Hotman Paris
2. Dampak Minum Kopi Saat Perut Kosong
3. Nasi Padang Tertua di Singapura Akan Tutup

Banyak orang punya kebiasaan minum kopi segera setelah bangun tidur, sebelum sarapan. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak buruk terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kafein atau memiliki masalah pencernaan.
Minum kopi saat perut kosong membuat asam lambung meningkat karena kopi merangsang produksi asam. Efeknya lapisan lambung bisa lebih mudah teriritasi dan menimbulkan sensasi terbakar di dada yang dikenal sebagai heartburn.
Selain itu, ketika kopi dikonsumsi tanpa makanan, kafein diserap lebih cepat ke dalam aliran darah. Kebiasaan ini juga dapat memicu gangguan pencernaan seperti kembung, kram, mual, atau diare karena kopi merangsang kontraksi usus.
Rumah makan legendaris Warong Nasi Pariaman, yang dikenal sebagai warung nasi Padang tertua di Singapura dan telah beroperasi sejak 1948, mengejutkan publik setelah mengumumkan rencana penutupan permanen pada 31 Januari 2026. Tempat makan ini terletak di 738 North Bridge Road di kawasan Kampong Glam.
Keputusan penutupan ini menarik perhatian pejabat pemerintah Singapura. Sampai-sampai menteri yang bertanggung jawab atas Urusan Muslim, Faishal Ibrahim, bahkan turun tangan untuk menemui keluarga pemilik Warong Nasi Pariaman dan berbicara langsung mengenai kontribusi warung tersebut terhadap warisan kuliner negara.





