Amanda Brownies belakangan jadi populer dan banyak dicari di media sosial X (Twitter). Hal ini karena akun X Amanda Brownies wara-wiri dengan ketikan dan kata-kata lucu serta menghibur dari sang admin.
Meski baru viral lagi, tapi banyak yang belum tahu bahwa perjalanan Amanda Brownies bukanlah hal baru di dunia kuliner Indonesia.
Kue brownies kukus ini sudah dikenal luas sejak 1999, jauh sebelum tren kue kekinian melanda media sosial.
Bermula dari bisnis rumahan yang dirintis oleh Sumi Wiludjeng di Bandung, brownies ini berkembang pesat dari dapur kecil hingga punya puluhan bahkan ratusan outlet di berbagai kota besar di Indonesia.
Keberhasilan Amanda Brownies tak lepas dari resep yang konsisten serta inovasi rasa yang terus diperluas sampai sekarang.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima fakta menarik seputar Amanda Brownies yang kini populer lagi berkat media sosial dan netizen.
1. Sudah Ada Sejak 1999
Jauh sebelum terkenal dan kini viral di X, perjalanan Amanda Brownies bermula dari bisnis rumahan yang dirintis wirausahawan bernama Sumi Wiludjeng pada 1999. Awalnya ia mengelola katering kecil dan bereksperimen dengan resep brownies kukus dari saudaranya hingga menemukan rasa yang pas.
Respons positif dari pelanggan mendorong Sumi dan keluarga untuk resmi membuka usaha kue tersebut pada tahun 2000 dengan nama ‘Amanda’.
Permintaan yang terus meningkat membuat mereka membuka toko kecil di Bandung dan menghadapi berbagai tantangan termasuk kebakaran yang sempat menghancurkan tempat usaha awalnya.
Setelah mereknya dipatenkan pada 2004, Amanda Brownies terus berkembang, menambah varian rasa dan memperluas distribusi hingga kini memiliki lebih dari 100 outlet di seluruh Indonesia. Amanda menjadi salah satu merek brownies legendaris yang konsisten dari segi rasa dan kualitas.
2. Arti Nama Amanda Brownies
Selama ini banyak orang mengira Amanda Brownies diambil dari nama pendirinya atau sekadar nama yang terdengar manis dan mudah diingat.
Padahal, nama ‘Amanda’ ternyata memiliki makna khusus yang belum banyak diketahui. Amanda merupakan singkatan dari ‘Anak Mantu Damai’, sebuah doa yang dipilih oleh Sumi Wiludjeng, saat merintis usaha brownies ini.
Nama tersebut mencerminkan harapan agar hubungan keluarga, khususnya antara anak dan menantu, selalu rukun serta dapat menjalankan usaha bersama dengan penuh keharmonisan.
Sejak berdiri pada 1999, nilai kebersamaan dan kekeluargaan itu menjadi fondasi dalam perjalanan Amanda Brownies.
3. Sedang Viral di Media Sosial
Meski mengalami pasang surut selama 27 tahun, Amanda Brownies memang tidak pernah kehilangan pelanggan setianya. Kini mereka juga menggunakan media sosial sebagai sarana promosi sampai berkomunikasi dengan pelanggan.
Lewat akun resmi @_AmandaBrownies di X, merek kue lokal ini berhasil mengangkat produk kue mereka kembali relevan dan membuat penasaran banyak Gen Z (1997-2012). Ditambah admin di balik akun @_AmandaBrownies mengemas cuitan mereka tentang produk kue tersebut dengan bahasa santai, lucu dan menghibur.
Strategi marketing ini berhasil membuat cuitan-cuitan di akun @_AmandaBrownies wara-wiri di X. Dari sini banyak netizen di X yang mulai mengunggah foto mereka saat membeli atau mencicipi kue brownies dari Amanda.
“Terlepas dari mereknya sendiri, harus diakui kalau admin Amanda Brownies di media sosialnya benar-benar mengangkat brand ini di platform ini. Mulai dari aktif membalas tweet, sampai cuitannya yang absurd, asal bunyi, dan selalu sesuai suasana. Salut buat adminnya,” puji salah satu netizen di X.
4. Sempat Dituduh Tempat ‘Money Laundry’
Semenjak viralnya Amanda Brownies di X, jadi banyak pertanyaan yang muncul dari netizen. Salah satunya akun @icivose yang menarik perhatian.
“Setiap aku pulang dari kosan dia (pacar), aku liat gerainya (Amanda Brownies) gak ada aktivitas, sampai mikir apa yang ini money laundry (pencucian uang)?” tanya @icivose penasaran, yang langsung dibalas oleh admin Amanda Brownies dengan kata-kata lucu.
“Udah 25 tahun (Amanda Brownies) berdiri, malah dibilang money laundry ckck. Anak kemarin sore banget lu, baru tau gue,” canda admin @_AmandaBrownies.
5. Banyak Varian, Banyak Sekte Brownies
Viralnya Amanda Brownies tentunya membuat banyak orang penasaran dengan varian brownies di toko ini. Ternyata jenisnya beragam dan tidak hanya rasa cokelat original saja.
Pilihannya mulai dari Brownies Srikaya Pandan, Cheese Cream, Pink Marble, Tiramisu dan masih banyak lagi. Dari sini muncul sekte baru, yaitu makan brownies dengan makanan gurih.
Seperti netizen @carajmeL yang mengunggah foto menu makanannya berupa mie instan, nasi putih, lalu ditambah potongan brownies kukus dari Amanda sebagai lauk tambahan.
“Ini sekte (makan) apa lagi kocagggg, makan brownies gue pakai nasi dan mie,” cecar admin @_AmandaBrownies.
Untuk harga brownies di Amanda sendiri beragam dari angka Rp 50.000 hingga Rp 100.000 lebih, tergantung tempat pembeliannya di toko langsung atau via online shop.





3. Sedang Viral di Media Sosial
Meski mengalami pasang surut selama 27 tahun, Amanda Brownies memang tidak pernah kehilangan pelanggan setianya. Kini mereka juga menggunakan media sosial sebagai sarana promosi sampai berkomunikasi dengan pelanggan.
Lewat akun resmi @_AmandaBrownies di X, merek kue lokal ini berhasil mengangkat produk kue mereka kembali relevan dan membuat penasaran banyak Gen Z (1997-2012). Ditambah admin di balik akun @_AmandaBrownies mengemas cuitan mereka tentang produk kue tersebut dengan bahasa santai, lucu dan menghibur.
Strategi marketing ini berhasil membuat cuitan-cuitan di akun @_AmandaBrownies wara-wiri di X. Dari sini banyak netizen di X yang mulai mengunggah foto mereka saat membeli atau mencicipi kue brownies dari Amanda.
“Terlepas dari mereknya sendiri, harus diakui kalau admin Amanda Brownies di media sosialnya benar-benar mengangkat brand ini di platform ini. Mulai dari aktif membalas tweet, sampai cuitannya yang absurd, asal bunyi, dan selalu sesuai suasana. Salut buat adminnya,” puji salah satu netizen di X.
4. Sempat Dituduh Tempat ‘Money Laundry’
Semenjak viralnya Amanda Brownies di X, jadi banyak pertanyaan yang muncul dari netizen. Salah satunya akun @icivose yang menarik perhatian.
“Setiap aku pulang dari kosan dia (pacar), aku liat gerainya (Amanda Brownies) gak ada aktivitas, sampai mikir apa yang ini money laundry (pencucian uang)?” tanya @icivose penasaran, yang langsung dibalas oleh admin Amanda Brownies dengan kata-kata lucu.
“Udah 25 tahun (Amanda Brownies) berdiri, malah dibilang money laundry ckck. Anak kemarin sore banget lu, baru tau gue,” canda admin @_AmandaBrownies.


5. Banyak Varian, Banyak Sekte Brownies
Viralnya Amanda Brownies tentunya membuat banyak orang penasaran dengan varian brownies di toko ini. Ternyata jenisnya beragam dan tidak hanya rasa cokelat original saja.
Pilihannya mulai dari Brownies Srikaya Pandan, Cheese Cream, Pink Marble, Tiramisu dan masih banyak lagi. Dari sini muncul sekte baru, yaitu makan brownies dengan makanan gurih.
Seperti netizen @carajmeL yang mengunggah foto menu makanannya berupa mie instan, nasi putih, lalu ditambah potongan brownies kukus dari Amanda sebagai lauk tambahan.
“Ini sekte (makan) apa lagi kocagggg, makan brownies gue pakai nasi dan mie,” cecar admin @_AmandaBrownies.
Untuk harga brownies di Amanda sendiri beragam dari angka Rp 50.000 hingga Rp 100.000 lebih, tergantung tempat pembeliannya di toko langsung atau via online shop.





