Seorang wanita di China terancam gugatan hukum setelah videonya viral. Ia memperlihatkan seekor anjing peliharaan makan langsung dari piring di sebuah restoran hotpot terkenal di Beijing.
Aksi wanita tersebut memicu kemarahan publik. Insiden terjadi di salah satu cabang Nanmen Hotpot, yaitu restoran hotpot khas Beijing, pada 16 Desember 2025.
Dilansir dari South China Morning Post (12/01/2026), dalam video yang diunggah wanita itu, tampak anjing peliharaannya berdiri dengan kedua kaki depan di atas meja dan melahap irisan daging kambing langsung dari piring. Perempuan tersebut terdengar tertawa sambil memuji perilaku anjingnya yang dianggap menggemaskan.
“Terus terang, saya bahkan tidak tahu seperti apa rasa daging kambingnya karena anjing saya sudah memakannya hingga habis. Piringnya sekarang benar-benar kosong,” ujarnya dalam video.
“Bagaimana saya bisa memuji anjing saya? Benar-benar luar biasa,” sambungnya.
Video itu dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menuai kecaman netizen China yang menilai tindakan tersebut tidak higienis serta merugikan pengunjung lain.
Menyusul reaksi publik, pada 18 Desember 2025, pihak Nanmen Hotpot akhirnya mengumumkan penutupan sementara gerai tersebut selama 3 hari guna melakukan sterilisasi menyeluruh.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Seluruh piring dan peralatan makan diganti. Manajemen berjanji akan meningkatkan pengelolaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Pihak restoran menyatakan akan memberikan pengembalian dana dan kompensasi kepada seluruh pelanggan yang makan di gerai tersebut pada periode 16 hingga 18 Desember. Selain itu, restoran menegaskan akan menempuh jalur hukum terhadap perempuan pemilik anjing tersebut.
Seorang staf dari Nanmen Hotpot menyebutkan bahwa laporan sudah disampaikan kepada kepolisian untuk melacak yang pelanggan yang bersangkutan.
Kasus ini bertepatan dengan kejadian lain di Provinsi Jiangsu, China, ketika seorang perempuan mengunggah video yang memperlihatkan anak anjing chihuahua berusia dua bulan makan langsung dari piring di sebuah restoran ramah hewan.
Restoran tersebut juga mengganti seluruh peralatan makan dan meminta pelanggan memberikan kompensasi uang ganti rugi, serta mewajibkan hewan ditempatkan di kandang selama pelanggan bersantap.
Peristiwa ini kembali memicu perdebatan mengenai kebersihan restoran ramah hewan. Profesor Fakultas Hukum Universitas Renmin, Ye Lin, mengatakan bahwa peraturan di kota-kota seperti Beijing dan Shanghai memang melarang anjing masuk ke restoran, serta mewajibkan peralatan makan dibersihkan dan disterilkan secara menyeluruh.






