Tragis! 20 Tahun Minum Kopi dari Termos Berkarat, Pria Ini Berujung Tewas

Posted on

Seorang pria meninggal akibat keracunan logam dalam termos berkarat yang dipakai minum kopi selama 20 tahun. Begini kronologinya.

Peralatan makan dan minum yang dipakai sehari-hari sering luput dari perhatian soal keamanannya. Ternyata kebiasaan sepele bisa berdampak fatal jika diabaikan terlalu lama.

Seperti kasus seorang pria di Taiwan yang meninggal akibat keracunan timbal setelah hampir 20 tahun mengonsumsi minuman panas dari termos yang sudah rusak dan berkarat.

Kasus ini diungkap oleh media setempat ETtoday dan dibahas oleh seorang dokter spesialis ginjal dalam sebuah program televisi.

Pria berusia 50 tahunan tersebut diketahui rutin membawa kopi panas menggunakan satu termos yang sama selama bertahun-tahun, bahkan ketika lapisan bagian dalamnya sudah mengalami korosi.

Dikutip dari Mothership (14/1), masalah kesehatan mulai terdeteksi ketika pria tersebut mengalami disorientasi saat mengemudi.

Meski memiliki pengalaman mengemudi lebih dari 30 tahun, ia tiba-tiba kehilangan fokus dan menabrak sebuah kedai sarapan dalam perjalanan menuju tempat kerja.

“Pasien datang tanpa luka luar yang jelas, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan anemia berat dan fungsi ginjal yang abnormal,” ungkap dokter spesialis ginjal yang menangani kasus tersebut.

Setelah kecelakaan tersebut, pria itu dirawat dan dipindahkan ke bagian nefrologi.

Berdasarkan pemeriksaan lanjutan, diketahui ia sudah lama mengalami kelelahan, tapi tidak pernah memeriksakan diri secara serius.

Ia juga mengeluhkan perubahan indra perasa, di mana makanan terasa kurang asin.

Media Sin Chew Daily melaporkan, termos yang digunakan korban sudah lama menunjukkan karat pada lapisan dalam, tetapi tetap dipakai untuk menyimpan kopi panas setiap hari.

Kondisi ini diduga kuat menjadi sumber masuknya timbal ke dalam tubuh.

“Jika lapisan dalam termos sudah menua atau kualitas bahannya buruk, logam berbahaya bisa larut saat digunakan untuk minuman panas,” jelas sang dokter.

Seiring waktu, kondisi kesehatan pria tersebut semakin memburuk. Ia mulai menunjukkan gejala degeneratif mirip demensia, akibat kerusakan sistem saraf.

Sekitar satu tahun setelah kecelakaan, pria itu akhirnya meninggal dunia. Dokter menegaskan bahwa paparan timbal jangka panjang dapat merusak ginjal dan sistem saraf secara permanen.

“Termos bukan barang seumur hidup. Jika sudah rusak atau berkarat, sebaiknya segera diganti,” tutupnya.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi