Whipped cream punya banyak fungsi dalam dunia kuliner. Whipped cream bisa dibuat dengan bantuan whipped cream dispenser yang dilengkapi whipped cream charger berisi gas nitrous oxide (N₂O).
Whipped cream kerap dijadikan topping cake hingga pelengkap minuman seperti cokelat dan milkshake. Sejatinya, whipped cream merupakan krim kental yang dikocok hingga mengembang. Teksturnya ringan dan lembut, tapi tetap bisa memberikan efek creamy.
Bahan utama whipped cream adalah whipping cream atau heavy cream. Biasanya mengandung lemak minimal 30% sehingga krim putih ini bisa mengembang nantinya, seperti dikutip dari The Spruce Eats (9/8/2022).
Untuk membuat whipped cream yang praktis, kamu bisa mengandalkan whipped cream dispenser yang bentuknya serupa tabung silinder dan dilengkapi dengan nosel. Umumnya berbahan aluminium atau stainless steel.
Alat ini bekerja dengan bantuan whipped cream charger yang diisi gas khusus bernama nitrous oxide (N₂O). Dalam dunia kuliner, gas ini diperjualbelikan dengan label ‘food grade’ sehingga aman digunakan untuk bersentuhan dengan bahan makanan.
Dikutip dari akun TikTok @dikirabarista (5/11/2023), penggunaan whipped cream dispenser tergolong mudah. Pertama, tabung ini tinggal diisi whipped cream cair sekitar 3/4 bagian dispenser. Ada yang kapasitasnya 250 ml atau 500 ml.
Selanjutnya, ambil cream charger atau kerap disebut peluru oleh barista, dan masukkan ke selongsong khusus yang ada di sisian whipped cream dispenser. Tutup selongsong tersebut, tapi pastikan lubang kecilnya sedikit terbuka agar gas buangannya bisa keluar.
Kocok whipped cream dispenser beberapa kali. Setelah itu, whipped cream pun siap digunakan untuk topping cake hingga minuman.
Adapun peran gas nitrous oxide (N₂O) dalam pembuatan whipped cream bisa dijelaskan secara ilmiah. Dikutip dari Creme n Co (13/10/2024), gas ini bisa mengubah krim cair menjadi krim kocok yang ringan dalam hitungan info.
Ketika disuntikkan ke dalam whipped cream dispenser, gas nitrous oxide (N₂O) akan larut di bawah tekanan. Gas itu mengembang dengan cepat hingga menciptakan gelembung udara kecil yang memberikan tekstur ringan dan khas dari whipped cream.
Lalu, mengapa perlu menggunakan gas nitrous oxide (N₂O), bukan udara saja? Meskipun secara teoritis udara dapat menghasilkan whipped cream, tapi cara gas nitrous oxide (N₂O) larut ke dalam molekul lemak dalam krim jauh lebih efisien.
Gas ini menciptakan gelembung yang lebih halus dan tekstur yang lebih lembut. Selain itu, rasanya netral, artinya tidak akan mengubah rasa whipped cream.
Fungsi lainnya, gas nitrous oxide (N₂O) mampu menambahkan udara ke dalam krim dan meningkatkan volumenya. Tekstur whipped cream juga akan bertahan kokoh lebih lama dan tidak mudah kempis.
Namun perlu ditekankan, penggunaan gas nitrous oxide (N₂O) harus tepat dan bijak. Selain digunakan dalam dunia kuliner, gas ini juga umum dimanfaatkan dalam dunia medis sebagai obat bius ringan.
Menggunakannya untuk tujuan rekreasional atau memabukkan jelas ilegal dan bisa memicu beragam risiko jangka pendek maupun jangka panjang.





