Seorang pengemudi ojek online (ojol) tega melahap makanan pesanan pelanggan. Ternyata ada alasan di baliknya.
Bekerja hingga larut malam, seorang pengantar makanan justru dibuat emosi. Ketika tubuh mulai kelelahan, tak heran jika emosi akan lebih mudah terpancing.
Hal ini terjadi pada seorang pengantar makanan yang lantas kehilangan kendali akan emosinya. Dilansir dari India Today, (14/1/2026), sebuah video viral di media sosial menunjukkan aksi seorang pengantar makanan dari platform Zomato.
Kurir bernama Ankur Thakur awalnya terlihat mengonsumsi makanan yang seharusnya diterima pelanggan. Namun hal itu ternyata tidak dilakukan tanpa alasan.
Ia diketahui berselisih dengan pelanggan pemilik pesanan. Insidennya terjadi pada larut malam sekitar pukul 02.30 pagi di India.
Ankur saat itu bertugas mengantarkan pesanan biryani. Lengkap dengan beberapa lauk yang dikemas dalam satu paket makanan utuh.
Dalam videonya, Ankur bercerita pelanggannya meminta agar makanan diantar sampai ke lantai atas atau di depan pintu rumahnya. Permintaan ini kemudian ditolak karena kekhawatiran mengenai keamanan sepeda motor yang ditinggalkan di luar.
Dalam video, Ankur menjelaskan ia sudah dengan sopan meminta pelanggan turun sendiri. Namun pelanggan tersebut justru menghubunginya dan berbicara dengan nada tidak sopan agar makanan tetap diantar sampai ke pintu rumah.
Setelah menjelaskan alasannya, pihak pelanggan justru berniat membatalkan pesanan. Bahkan secara sepihak benar-benar membatalkan pesanan yang padahal sudah tiba di depan kompleks rumahnya.
Karena pesanan telah dibatalkan, Ankur kemudian membuka kotak makanan itu dan secara spontan mulai memakannya. Ia melahap habis pesanan makanan tersebut di depan kamera ponselnya.
“Karena pesanan dibatalkan, saya akan memakannya,” ujar Ankur sebelum melahap satu persatu makanan milik pelanggan.
Video tersebut lantas membuat kontroversi pada netizen. Sebagian justru memuji aksi pengantar makanan yang bersikap tegas, tetapi sebagian lainnya tak mendukung keputusan tersebut.
“Bagus! Kamu memang harus membela diri sendiri,” ujar netizen yang setuju dengan Ankur.
“Ini definisi dari doorstep delivery, pelanggan membayar untuk kenyamanan,” ujar netizen lain yang merasa sikap Ankur tak sesuai prosedur.






