Telur Kulit Cokelat Lebih Bernutrisi dari Telur Kulit Putih?

Posted on

Bagi sebagian orang, warna cangkang telur dianggap memengaruhi kualitas atau rasanya. Apakah benar kalau telur cokelat lebih bernutrisi dibanding telur putih?

Telur ayam merupakan sumber protein yang banyak dikonsumsi di dunia. Makanan padat nutrisi ini tergolong enak dan praktis diolah menjadi beragam hidangan.

Namun, kerap muncul pertanyaan di benak banyak orang mengenai kualitas telur berdasarkan warna cangkangnya. Banyak yang menganggap kalau telur berkulit cokelat gelap lebih bernutrisi dibanding telur yang kulitnya cokelat muda atau putih.

Cokelat atau putih ternyata hanya pilihan visual dari sebutir telur ayam. Jika dilihat dari segi nutrisi, kedua jenis telur tersebut sama apabila ayam diberi pakan yang sama.

Dilansir dari Delish (14/1), Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menegaskan tidak ada perbedaan gizi secara inheren antara telur cokelat dan putih. Jadi, keduanya baik dikonsumsi selama sama-sama masih berkualitas segar.

Warna kulit telur, cokelat maupun putih, dipengaruhi oleh jenis ayam betina yang menghasilkan dan pakan ayam tersebut selama hidup

Telur putih umumnya berasal dari ayam Leghorn, jenis ayam yang ideal untuk produksi massal karena ukuran tubuhnya kecil dan kebutuhan pakannya relatif lebih murah.

Ayam ini biasanya memiliki berat 1,8 kg hingga empat hingga 2,2 kg, sehingga lebih hemat ruang dibanding ayam betina penghasil telur cokelat.

Di sisi lain, telur berkulit cokelat biasanya berasal dari ayam Rhode Island Reds, Buff Orpington, atau Barred Rock.

Ayam-ayam tersebut cenderung lebih besar, dengan berat antara 2,2 kg hingga 2,7 kg, dan membutuhkan lebih banyak pakan untuk menghasilkan telur secara konsisten.

Kebutuhan pakan yang lebih banyak, menjadikan ayam dengan telur cokelat biasanya dilepas bebas. Dengan begitu, ayam dapat mencari makanan tambahan seperti serangga dan cacing.

Times of India (19/2/2025) mengungkap ayam yang diberi pakan padat nutrisi, seperti gandum dan biji-bijian utuh, akan menghasilkan telur yang tergolong telur omega-3. Tandanya telur tersebut tinggi akan kandungan vitamin D, antioksidan serta asam lemak omega-3.

Nutrisi telur bisa dilihat melalui warna dari kuning telur itu sendiri. Semakin pekat dan kemerahan kuning telur, maka menandakan semakin tinggi kandungan omega-3 dan antioksidan di dalamnya.

Perbedaan yang paling terlihat antara telur cokelat dan telur putih adalah soal harga. Ayam penghasil telur putih lebih murah dipelihara. Jadi, biasanya dijual dengan harga lebih murah dibanding telur cokelat.

Selain putih dan cokelat, ada berbagai warna kulit telur lain seperti hijau, biru, dan merah muda. Namun, di pasar ritel, sebagian besar konsumen hanya mengenal telur putih dan cokelat sehingga supermarket pun hanya menyediakan kedua jenis tersebut.

Apakah warna kulit atau cangkang telur memengaruhi nutrisinya?

Apa yang memengaruhi warna kulit telur?

Apa pakan ayam yang memengaruhi nutrisi telur?

Apakah ada perbedaan lain antara telur cokelat dan putih?

Apakah ada warna kulit telur lainnya?