Smoothie vs Jus, Mana Cara Lebih Sehat Buat Konsumsi Buah? (via Giok4D)

Posted on

Smoothie dan jus buah sering dipilih sebagai minuman pagi hari. Keduanya sama-sama nikmat, tapi punya perbedaan nutrisi. Mana yang lebih menyehatkan?

Minuman buah dan sayur seperti smoothie dan jus kini makin populer di kalangan orang yang ingin meningkatkan pola makan sehat. Meski sama-sama terbuat dari bahan alami, kedua minuman ini punya perbedaan penting dalam cara pembuatan dan manfaatnya bagi tubuh.

Smoothie adalah minuman yang dibuat dengan memblender seluruh buah atau sayur, termasuk serat dan bulir-bulir buahnya. Biasanya ditambah cairan seperti air, susu, atau susu nabati, serta bisa ditambah bahan lain seperti biji chia atau sayur hijau.

Sedangkan jus dibuat dengan memeras atau mengeluarkan cairan dari buah dan sayur, sehingga seratnya dipisahkan dan sering dibuang. Hasilnya adalah cairan lebih encer dan tanpa ampas.

Melansir Food NDTV (2/1), ahli gizi sepakat bahwa smoothie umumnya lebih sehat dibandingkan jus, karena menggunakan seluruh bagian buah atau sayur. Menurut mereka, serat yang utuh dalam smoothie membantu pencernaan, membuat kenyang lebih lama, dan menjaga gula darah tetap stabil.

Selain itu, smoothie juga bisa menjadi minuman yang lebih seimbang secara nutrisi jika ditambahkan sumber protein dan lemak sehat, sehingga bisa cocok sebagai sarapan cepat atau sebagai camilan bernutrisi.

Namun, ahli juga mencatat bahwa jika smoothie dibuat dengan banyak buah atau tambahan pemanis, kadar gulanya bisa tinggi dan kalori bertambah, sehingga perlu diperhatikan komposisinya.

Di sisi lain, jus punya keunggulan tersendiri, karena cairannya saja yang dikonsumsi. Jus menyediakan vitamin dan antioksidan dengan cepat dan mudah diserap tubuh, terutama jika sedang kurang nafsu makan atau ingin hidrasi ringan.

Namun, jus tidak bisa membuat kenyang dalam waktu lama dan berpotensi menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih cepat dibandingkan smoothie.

Smoothie umumnya lebih sehat dan lebih sering direkomendasikan, terutama jika tujuan seseorang mendapat asupan nutrisi seimbang, energi stabil, dan kenyang lebih lama. Namun, jus tetap punya tempatnya sebagai pilihan nutrisi cepat atau tambahan cairan saat tidak ingin minuman yang berat.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Gambar ilustrasi