Buah di Jepang terkenal berkualitas premium. Salah satunya varietas ceri yang harganya begitu fantastis hingga terjual Rp 192 juta per boks!
Jepang terkenal dengan varietas buah unggulan dengan harga jauh di atas rata-rata. Tentunya harga buah tersebut juga didukung dengan kualitasnya yang mengesankan.
Banyak buah di Jepang terkenal dengan rasanya yang lebih manis hingga bentuknya yang cantik. Tak heran jika buah-buah premium di Jepang banyak ditawarkan sebagai bingkisan atau hadiah.
Salah satu yang baru-baru ini menarik perhatian adalah buah ceri premium dari Jepang. Dilansir dari Japan Today (6/1/2025), ceri tersebut berhasil terjual dengan harga fantastis.
Ceri premium asal Jepang bernama Sato Nishiki yang terjual sekitar Rp 1,8 juta yen (Rp 192 jutaan). Ceri Sato Nishiki itumerupakan buah yang dipanen oleh petani di kota Tendo, Prefektur Yamagata, Jepang.
Prefektur tersebut juga diketahui sebagai kawasan penghasil utama buah ceri di Jepang. Panen ceri biasanya akan terjadi pada awal musim panas.
Namun, mereka juga memiliki metode panen khusus yang membuat para petani mempercepat masanya dengan teknik budidaya ‘ultra-forced’. Metodenya adalah dengan mendinginkan pohon untuk mensimulasikan musim dingin sebelum menyimpannya di rumah kaca.
Menyoal panen ceri berkualitas premium ini, Kenichi Mannen, selaku wakil manajer penjualan di JA Tendo Foods mengatakan, “Saya mendengar manajemen tahun ini cukup sulit karena cuaca yang tidak stabil, dan kami ingin bekerja keras untuk menghadirkan produk yang membuat pelanggan senang.”
Ceri Sato Nishiki itu berhasil terjual dua kali dengan harga berbeda. Di tempat lelang lain, satu kotak ceri berisikan 68 buah berbentuk simetris dan tampilannya cantik itu dihargai 1,55 juta yen (Rp 166 jutaan).
Kabar terbaru, JA Tendo Foods berencana menjual ceri Jepang berkualitas premium itu secara online. Kemasannya juga tetap sama, yaitu boks kayu kokoh dengan isi ceri yang tertata rapi.
Sebelum ceri, ada juga rekor harga fantastis yang dilakukan pada awal 2026 di Jepang. Adalah ikan tuna sirip biru (bluefin) seberat 243 kilogram yang berhasil terjual Rp 54 miliar.




