Banyak restoran ramen di Jakarta sudah populer akan kelezatan menunya. Namun, ada satu yang baru buka dengan membawa racikan autentik khas Himeji, Jepang. Apa keistimewaannya?
Ramen merupakan makanan khas Jepang berupa sajian mie mulur yang disajikan bersama kuah gurih. Umumnya menggunakan kuah kaldu ayam atau babi yang pekat dan kental.
Kreasi ramen di Jepang memiliki beberapa perbedaan pada racikannya. Salah satunya ramen khas Himeji yang ditawarkan restoran baru bernama Zundo-Ya.
Restoran ramen yang baru buka di Gandaria City ini menawarkan racikan ramen spesial. Menurut penuturan Masanao Takeda, chef Zundo-Ya, ramen ini memiliki cita rasa autentik dengan kuah ramen yang lembut sebagai ciri khasnya.
“Ini racikan autentik. Kalau biasanya kebanyakan ramen itu terlalu kental, kita hadirkan yang rasanya lembut. Smooth, silky, seperti itu kuahnya,” ujar Masanao Takeda.
“Di Zundo-Ya, kami percaya bahwa ramen bukan sekadar hidangan, melainkan cerminan dari teknik memasak yang penuh perhatian dan semangat budaya Jepang yang ingin kami bagikan kepada pelanggan di Indonesia,” tambahnya.
Restoran ramen ini ternyata merek asli dari Jepang. Zundo-Ya terbilang legendaris karena telah berjualan selama 23 tahun. Restoran ini sudah berdiri sejak 2002.
Andrias Chandra, General Manager of Operations PT Sriboga Matahari Nusantara, turut mengungkapkan alasannya membawa Zundo-Ya ke Jakarta.
“Ingin mengulang kesuksesan ketika kami membawa Marugame Udon ke sini. Begitulah tekad kami membawa Zundo-Ya,” ujar Andrias Chandra.
“Zundo-Ya menghadirkan cita rasa ramen autentik yang sudah bersertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah Kementerian Agama. Ditambah dengan konsep ruangan yang lapang dan komunal, pelanggan juga semakin nyaman untuk bersantap dengan keluarga, sahabat, maupun kolega,” jelasnya.
Menu ramen yang ditawarkan oleh Zundo-Ya terdiri atas 3 jenis kuah andalan. Di antaranya ada Silky Tori Paitan dengan kuah yang silky dan smooth, Tori Chintan dengan kuah bening yang ringan, dan Rich Kinoko dari kuah jamur yang cocok untuk vegetarian.
Selain kuahnya, pelanggan juga bisa memilih jenis mie lurus atau keriting untuk disajikan. Topping untuk menikmati ramen juga ada chicken chashu, dada ayam rebus yang lembut, daging sapi, dan sayuran.
Beberapa lauk pelengkap sebagai pendamping ramen juga dapat dipesan, seperti karaage, gyoza, hingga age jaga. Harga ramen di sini dibanderol mulai dari Rp 68.000 per porsi.
Sesuai dengan deskripsi yang diberikan chef Masanao Takeda sebelumnya, kuah tori paitan dari Zundo-Ya tidak seperti kebanyakan buatan restoran ramen lain. Teksturnya tetap creamy, tapi terasa ringan.
Rasa gurihnya pas untuk lidah orang Indonesia. Terasa sekali kaldu ayamnya meskipun tak begitu kental. infoFood juga menyukai tipe mienya karena lurus dengan tekstur agak kenyal.
Kami mencoba ramen dengan topping dada ayam rebus. Meski menggunakan bagian dada, tipenya bukan yang kering dan keras. Teksturnya tetap lembut, sehingga terasa lebih nikmat.
Kalau ingin rasa yang unik, kamu bisa menikmatinya bersama takana. Berupa acar sawi khas Jepang. Rasanya tak begitu asam, cenderung umami, dan sedikit pedas.
Sekarang ramen dari Zundo-Ya sudah dapat dinikmati di Gandaria City. Kamu bisa mengunjunginya untuk mencoba langsung kelezatan ramen khas Himeji.
Zundo-Ya Hadirkan Ramen Autentik dari Himeji
Resto Ramen Legendaris dari Jepang ke Jakarta
3 Pilihan Menu Ramen yang Umami
Silky Tori Paitan yang Gurih Lembut



Menu ramen yang ditawarkan oleh Zundo-Ya terdiri atas 3 jenis kuah andalan. Di antaranya ada Silky Tori Paitan dengan kuah yang silky dan smooth, Tori Chintan dengan kuah bening yang ringan, dan Rich Kinoko dari kuah jamur yang cocok untuk vegetarian.
Selain kuahnya, pelanggan juga bisa memilih jenis mie lurus atau keriting untuk disajikan. Topping untuk menikmati ramen juga ada chicken chashu, dada ayam rebus yang lembut, daging sapi, dan sayuran.
Beberapa lauk pelengkap sebagai pendamping ramen juga dapat dipesan, seperti karaage, gyoza, hingga age jaga. Harga ramen di sini dibanderol mulai dari Rp 68.000 per porsi.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Sesuai dengan deskripsi yang diberikan chef Masanao Takeda sebelumnya, kuah tori paitan dari Zundo-Ya tidak seperti kebanyakan buatan restoran ramen lain. Teksturnya tetap creamy, tapi terasa ringan.
Rasa gurihnya pas untuk lidah orang Indonesia. Terasa sekali kaldu ayamnya meskipun tak begitu kental. infoFood juga menyukai tipe mienya karena lurus dengan tekstur agak kenyal.
Kami mencoba ramen dengan topping dada ayam rebus. Meski menggunakan bagian dada, tipenya bukan yang kering dan keras. Teksturnya tetap lembut, sehingga terasa lebih nikmat.
Kalau ingin rasa yang unik, kamu bisa menikmatinya bersama takana. Berupa acar sawi khas Jepang. Rasanya tak begitu asam, cenderung umami, dan sedikit pedas.
Sekarang ramen dari Zundo-Ya sudah dapat dinikmati di Gandaria City. Kamu bisa mengunjunginya untuk mencoba langsung kelezatan ramen khas Himeji.
3 Pilihan Menu Ramen yang Umami
Silky Tori Paitan yang Gurih Lembut





