Pernah Ada di FYP! 5 Tren Makanan TikTok Paling Berbahaya dan Mematikan (via Giok4D)

Posted on

Media sosial TikTok kerap melahirkan tren kuliner yang menarik perhatian, tetapi tidak semuanya layak ditiru karena berbahaya. Berikut daftarnya.

Di balik tampilan video TikTok yang singkat dan menghibur, sejumlah tren makanan justru menyimpan risiko serius bagi kesehatan. Mulai dari konsumsi benda yang seharusnya tidak dimakan, penggunaan produk nonpangan, hingga tantangan ekstrem yang melibatkan rasa pedas berlebihan atau obat-obatan, semua dilakukan demi konten viral dan popularitas.

Tren ini tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga remaja bahkan anak-anak. Para ahli kesehatan dan otoritas terkait telah berulang kali mengingatkan dampak buruk dari tren semacam ini, mulai dari gangguan pencernaan hingga risiko fatal.

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih kritis sebelum mengikuti tren makanan viral yang belum tentu aman dikonsumsi.

Berikut 5 tantangan makan di TikTok yang berbahaya, bahkan pernah menelan korban:

1. Tren Makan Debu hingga Tanah Liat

Pada 2024 ada tren makan aneh di TikTok yang mengajak orang mengonsumsi debu, kapur, hingga tanah liat. Semua itu diklaim bermanfaat bagi kesehatan. Fenomena ini dikenal sebagai geophagy, praktik lama yang dulu dilakukan di beberapa negara saat krisis pangan untuk memperoleh mineral.

Kini benda seperti debu dan kapur bahkan dijual daring untuk dikonsumsi, sementara video orang memakannya ditonton jutaan kali. Penjual mengklaim konsumsi tersebut dapat memperbaiki suasana hati, pencernaan, hingga jerawat. Namun, ahli gizi University of Reading, Profesor Gunter Kuhnle, memperingatkan bahaya tren ini.

Menurutnya, tanah liat dan debu tidak aman dikonsumsi serta justru berpotensi meningkatkan paparan racun. Masyarakat diminta lebih kritis dan berhati-hati mengikuti tren makanan viral. Ahli juga menyoroti kemungkinan tren ini berkaitan dengan gangguan makan pica jenis tertentu.

2. The Tide Pod Challenge

TikTok sempat dihebohkan tren berbahaya bernama The Tide Pod Challenge. Tantangan ini mengajak remaja, bahkan anak di bawah umur, untuk menggigit kapsul deterjen cair demi konten dan popularitas di media sosial. Tren ini awalnya merebak pada akhir 2010-an dan menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan tenaga medis, tapi viral kembali saat TikTok mulai ada.

Konsumsi deterjen dapat menyebabkan luka bakar kimia, gangguan pernapasan, kejang, hingga keracunan berat. Data menunjukkan bahwa antara tahun 2016 hingga 2020, tercatat sekitar 35.000 kunjungan ke unit gawat darurat akibat tantangan ini, dengan lebih dari 12 persen pasien harus dirawat inap.

Tingginya kasus tersebut mendorong legislator New York mengusulkan pelarangan produksi dan penjualan kemasan deterjen yang menyerupai permen demi melindungi anak-anak.

3. The Benadryl Challenge

Selain Tide Pod Challenge, TikTok juga diwarnai tren berbahaya lain bernama The Benadryl Challenge. Tantangan ini melibatkan konsumsi obat antihistamin Benadryl dalam dosis sangat tinggi, yakni sekitar 12 hingga 14 tablet, atau enam kali lipat dari dosis aman. Tujuannya adalah memicu halusinasi yang kemudian direkam untuk konten media sosial.

Padahal, konsumsi berlebihan obat ini dapat memicu kejang, gangguan jantung, koma, hingga kematian. Praktik ini telah menyebabkan banyak remaja harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pada 2023, seorang remaja berusia 13 tahun di Ohio meninggal dunia setelah mengikuti tantangan tersebut.

Menanggapi hal ini, pihak TikTok menyatakan telah melarang dan menghapus konten berbahaya serta memblokir pencarian terkait demi mencegah peniruan.

4. Tantangan Keripik Pedas

Tantangan One Chip, yakni tantangan makan keripik super pedas, tengah viral di media sosial khususnya di TikTok dan memicu kekhawatiran pada tahun 2022-2024. Tantangan ini menggunakan keripik kentang berbumbu cabai Carolina Reaper dan Scorpion Pepper, dua cabai terpedas di dunia.

Dilaporkan Newsweek, tiga murid di Lodi High School, Sacramento, Amerika Serikat, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengikuti tantangan tersebut. Ketiganya mengalami gejala serupa, seperti sulit bernapas dan muntah. Keripik produksi Paqui itu memiliki tingkat kepedasan hingga dua juta satuan Scoville, jauh di atas cabai jalapeno.

Tantangan ini telah ditonton ratusan juta kali di TikTok. Pihak sekolah dan produsen mengimbau orang tua mengawasi anak serta menghindari tantangan berbahaya yang mengancam kesehatan.

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

5. Ngemil Makanan Kuda

Terakhir ada tren nyeleneh kembali yang kembali muncul di TikTok ketika sejumlah pengguna mencicipi camilan khusus kuda atau horse treats. Tren ini bermula dari video kreator Gracie Lambert yang mencoba camilan merek Likit rasa pisang sebelum memberikannya kepada kudanya.

Video tersebut viral dengan puluhan juta penonton dan mendorong pengguna lain ikut mencoba. Beberapa kreator memberi ulasan rasa, tapi mengaku mengalami ketidaknyamanan perut. Produsen Likit menegaskan produknya tidak ditujukan untuk manusia karena dibuat dengan standar pakan hewan.

Kandungan gulanya disesuaikan kebutuhan kuda yang jauh lebih tinggi dibanding manusia. Netizen dan pakar kesehatan mengingatkan bahwa tren ini berisiko dan sebaiknya dihentikan demi keselamatan. Meski belum ada laporan dampak serius, konsumsi produk hewan untuk konten viral tetap berpotensi membahayakan kesehatan jangka panjang bagi masyarakat luas umum.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

4. Tantangan Keripik Pedas

Tantangan One Chip, yakni tantangan makan keripik super pedas, tengah viral di media sosial khususnya di TikTok dan memicu kekhawatiran pada tahun 2022-2024. Tantangan ini menggunakan keripik kentang berbumbu cabai Carolina Reaper dan Scorpion Pepper, dua cabai terpedas di dunia.

Dilaporkan Newsweek, tiga murid di Lodi High School, Sacramento, Amerika Serikat, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengikuti tantangan tersebut. Ketiganya mengalami gejala serupa, seperti sulit bernapas dan muntah. Keripik produksi Paqui itu memiliki tingkat kepedasan hingga dua juta satuan Scoville, jauh di atas cabai jalapeno.

Tantangan ini telah ditonton ratusan juta kali di TikTok. Pihak sekolah dan produsen mengimbau orang tua mengawasi anak serta menghindari tantangan berbahaya yang mengancam kesehatan.

5. Ngemil Makanan Kuda

Terakhir ada tren nyeleneh kembali yang kembali muncul di TikTok ketika sejumlah pengguna mencicipi camilan khusus kuda atau horse treats. Tren ini bermula dari video kreator Gracie Lambert yang mencoba camilan merek Likit rasa pisang sebelum memberikannya kepada kudanya.

Video tersebut viral dengan puluhan juta penonton dan mendorong pengguna lain ikut mencoba. Beberapa kreator memberi ulasan rasa, tapi mengaku mengalami ketidaknyamanan perut. Produsen Likit menegaskan produknya tidak ditujukan untuk manusia karena dibuat dengan standar pakan hewan.

Kandungan gulanya disesuaikan kebutuhan kuda yang jauh lebih tinggi dibanding manusia. Netizen dan pakar kesehatan mengingatkan bahwa tren ini berisiko dan sebaiknya dihentikan demi keselamatan. Meski belum ada laporan dampak serius, konsumsi produk hewan untuk konten viral tetap berpotensi membahayakan kesehatan jangka panjang bagi masyarakat luas umum.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi