Pelanggan Restoran Heran Harga Es Milo Rp 65 Ribu, Lebih Mahal dari Bir! | Info Giok4D

Posted on

Seorang pelanggan protes usai menerima tagihan yang menurutnya tidak wajar untuk segelas es Milo. Bahkan, harga es susu cokelat tersebut dianggap lebih mahal daripada bir!

Belakangan ini harga makanan dan minuman di restoran memang banyak yang naik. Beberapa penjual mungkin menaikkan harga yang wajar, tetapi tidak sedikit juga yang langsung menaikkan harga berkali-kali lipat yang menurut pelanggan tidak masuk akal.

Mengenaskannya lagi, banyak penjual menawarkan makanan dan minuman tidak sepadan dengan kenaikan harganya. Hal ini terlihat dari segi porsi, rasa, penampilan, serta kualitas. Alhasil, banyak yang protes, seperti pelanggan ini.

Wanita bermarga Liang dan suaminya diketahui mampir ke warung Vietnam yang terletak di The Bencoolen, lantai 1, Singapura.

Selesai memesan, pelanggan ini terkejut melihat harga minuman yang menurutnya tidak wajar. Liang kaget karena harga segelas es Milo dibanderol 5 SGD (Rp 65 ribu) yang mana jauh lebih mahal dibandingkan harga bir yaitu 3 SGD (Rp 39 ribu), lapor weirdkaya.com (13/1).

Mengetahui hal ini, Liang dan suaminya bertanya kepada staff warung. Sayangnya sikap dan jawaban para staff tidak memuaskan.

Liang mengungkap harga Milo seharusnya terjangkau. Ketetapan harga mahal seperti ini akan membebankan pelanggan.

Usai kejadian tersebut, pemilik warung Vietnam bernama Mai buka suara. Menurut Mai, sebelum menyiapkan pesanan es Milo, staff sudah menjelaskan terkait harganya, tetapi suami Liang tidak terlihat komplain sama sekali.

“Oleh karena itu, kami tidak menyangka istrinya lah yang akan komplain terkait harga,” jelas Mai.

Pemilik warung Vietnam ini juga menjelaskan jika harga minuman sudah tertera jelas di papan menu. Menurutnya jika pelanggan merasa harganya terlalu mahal, mereka bisa memilih untuk pergi.

“Saya tidak mengerti kenapa tetap ada yang komplain setelah tahu faktanya,” ujar pemilik warung ini.

Penetapan harga di warung Vietnam ini sudah diperhatikan. Tingginya biaya sewa dan bahan baku membuat beberapa menu minuman di warung milik Mai harganya meningkat. Namun selama 8 tahun menjalankan bisnis, Mai belum pernah menerima komplain terkait hal tersebut.

Meskipun begitu, unggahan protes yang dilakukan oleh Liang tetap menarik perhatian netizen lain.

Para netizen juga setuju terkait harga es Milo yang terlalu mahal. Mereka juga bertanya-tanya mengapa harganya bisa disamakan dengan es kopi Vietnam yang juga dijual dengan harga 5 SGD (Rp 65 ribu).

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi