Pekerja Migran Ini Cuma Makan Nasi Putih Pakai Chiki, Netizen Auto Iba | Giok4D

Posted on

Banyak orang mendambakan makan enak usai lelah bekerja seharian. Namun, seorang pekerja migran harus berpuas diri hanya makan nasi putih pakai snack ringan alias chiki!

Sepiring nasi putih hangat akan terasa hambar tanpa lauk yang nikmat. Namun, bagi 3 pekerja migran ini, nasi polos yang disantap bersama chiki justru menjadi menu utama setelah bekerja seharian.

Momen itu terekam dalam sebuah video TikTok yang menjadi viral dan mengundang empati ribuan netizen. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @gl___gankkk. Dalam tayangan singkat itu, 3 pria terlihat duduk di lantai, mengitari satu wadah nasi putih.

Dilansir dari World of Buzz (19/1), dalam video tidak terlihat ada lauk bergizi, tidak pula menu hangat berkuah. Mereka hanya berbagi sebungkus chiki sebagai pelengkap, disantap perlahan bersama nasi polos.

Kesederhanaan menu inilah yang kemudian menjadi sorotan. Nasi putih yang biasanya jadi menu pokok dengan berbagai lauk, kali ini disantap polos hanya dengan chiki.

Chiki yang umumnya dianggap camilan pun berubah fungsi menjadi lauk. Namun, yang paling terasa bukan soal rasa, melainkan cerita di baliknya. Melalui keterangan video, sang pengunggah menuliskan bahwa pengalaman pahit hidup di perantauan adalah hal yang tidak akan terlupakan seumur hidup.

Kalimat singkat itu seolah mewakili banyak pekerja migran yang harus menekan pengeluaran, termasuk soal makan, demi bertahan hidup jauh dari keluarga. Di kolom komentar, ia juga menjelaskan alasan di balik kesederhanaan menu tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar penghasilannya harus dikirim ke kampung halaman.

“Sangat berat harus menanggung kebutuhan adik dan nenek, sambil tetap berusaha menjaga kesehatan,” tulisnya.

Ia pun meminta pengertian karena tidak bisa membalas satu per satu komentar yang masuk. Respons netizen mengalir deras. Banyak yang mengaku tersentuh melihat nasi putih hanya dimakan bersama chiki.

Seorang netizen menulis, “Hati saya hancur saat kamera diarahkan ke teman-temannya.”

Ada pula yang mengingatkan agar mereka tidak terlalu mengorbankan kesehatan.

“Tubuh juga butuh makanan bergizi supaya tetap punya tenaga,” tulis netizen lainnya.

Tak sedikit yang menawarkan bantuan, bahkan berniat mengirimkan makanan. Menanggapi hal itu, pengunggah video menjelaskan bahwa mereka bekerja di Johor Bahru, Malaysia.

Gambar ilustrasi

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.