Nggak Kalah dari Salmon! Ini 6 Ikan Lokal Kaya Omega-3 yang Rasanya Enak

Posted on

Nutrisi beberapa jenis ikan lokal tak bisa dipandang sebelah mata. Ikan kembung hingga lele ternyata mengandung nutrisi yang tak kalah hebat dari salmon!

Selama ini, salmon kerap dianggap sebagai pilihan ikan terbaik karena kandungan omega-3 dan proteinnya. Namun, harganya yang mahal membuat ikan ini tidak selalu terjangkau oleh semua keluarga di Indonesia.

Padahal, Indonesia memiliki banyak jenis ikan lokal yang kandungan gizinya setara atau lebih tinggi dari salmon. Ikan kembung, misalnya, dikenal sebagai ‘salmon lokal’ karena kaya omega-3.

Keunggulan ikan lokal tidak hanya pada kandungan gizinya, tetapi juga pada harga yang lebih terjangkau dan ketersediaannya yang melimpah.

Ikan kembung sering dijuluki sebagai ‘salmon lokal’ karena kandungan omega-3 yang tinggi. Dalam 100 gram ikan kembung, terkandung sekitar 2,6 gram omega-3, jumlah yang bahkan dapat melampaui salmon.

Selain itu, ikan kembung juga kaya protein, zat besi, dan vitamin B12 yang penting untuk pembentukan sel darah merah dan perkembangan otak anak. Tekstur daging ikan kembung yang lembut membuatnya mudah diolah menjadi berbagai menu ramah anak, seperti pepes, sup, atau ikan goreng tanpa banyak minyak.

Ikan sidat merupakan ikan air tawar dengan nilai gizi tinggi yang kurang populer di dalam negeri. Padahal, sidat mengandung omega-3, DHA, vitamin A, vitamin B kompleks, dan beta-karoten yang sangat baik untuk perkembangan otak dan kesehatan mata.

Kandungan lemak sehat pada ikan sidat membantu penyerapan vitamin larut lemak yang penting bagi anak dalam masa pertumbuhan. Ikan sidat asal Indonesia bahkan tercatat lebih banyak diekspor daripada dikonsumsi di dalam negeri.

Lele adalah salah satu ikan paling mudah ditemukan di Indonesia. Selain murah, ikan lele memiliki kandungan protein tinggi dan kadar merkuri yang rendah, sehingga relatif aman dikonsumsi anak-anak.

Lele juga mengandung omega-3, vitamin D, vitamin B12, serta kalsium yang berperan dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Keunggulan lain dari lele adalah kemudahan budidayanya serta mudah diolah menjadi beragam hidangan enak.

Meski berukuran kecil, ikan teri menyimpan manfaat gizi yang besar. Ikan ini kaya akan omega-3, DHA, kalsium, dan fosfor yang sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan fungsi otak.

Ikan teri yang dapat dikonsumsi tulangnya juga bisa diandalkan menjadi asupan kalsium yang lebih efektif. Ikan teri cocok dikonsumsi oleh anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Ikan cakalang termasuk dalam keluarga tuna dan memiliki kandungan protein tinggi serta omega-3 yang baik. Cakalang juga kaya vitamin D dan zat besi, yang berperan penting dalam mencegah anemia pada anak.

Di berbagai daerah Indonesia, ikan cakalang diolah menjadi aneka menu tradisional seperti cakalang suwir, cakalang fufu, atau sup ikan. Konsumsi ikan cakalang secara rutin dapat menjaga kesehatan jantung hingga perkembangan saraf.

Ikan patin lokal banyak dibudidayakan di perairan tawar Indonesia dan dikenal memiliki daging lembut tanpa banyak duri. Patin mengandung protein, omega-3, serta lemak sehat yang membantu perkembangan otak dan sistem saraf.

Selain itu, ikan patin umumnya dibudidayakan tanpa penggunaan antibiotik berbahaya, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi jangka panjang. Rasanya yang gurih membuat ikan ini cocok diolah menjadi sup, pepes, atau patin bakar.

Dilansir dari Health Heroes, (16/11/2023), berikut 6 ikan lokal yang nutrisinya tak kalah dari salmon:

1. Ikan Kembung

2. Ikan Sidat

3. Ikan Lele

4. Ikan Teri

5. Ikan Cakalang

6. Ikan Patin Lokal

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Lele adalah salah satu ikan paling mudah ditemukan di Indonesia. Selain murah, ikan lele memiliki kandungan protein tinggi dan kadar merkuri yang rendah, sehingga relatif aman dikonsumsi anak-anak.

Lele juga mengandung omega-3, vitamin D, vitamin B12, serta kalsium yang berperan dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Keunggulan lain dari lele adalah kemudahan budidayanya serta mudah diolah menjadi beragam hidangan enak.

Meski berukuran kecil, ikan teri menyimpan manfaat gizi yang besar. Ikan ini kaya akan omega-3, DHA, kalsium, dan fosfor yang sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan fungsi otak.

Ikan teri yang dapat dikonsumsi tulangnya juga bisa diandalkan menjadi asupan kalsium yang lebih efektif. Ikan teri cocok dikonsumsi oleh anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Ikan cakalang termasuk dalam keluarga tuna dan memiliki kandungan protein tinggi serta omega-3 yang baik. Cakalang juga kaya vitamin D dan zat besi, yang berperan penting dalam mencegah anemia pada anak.

Di berbagai daerah Indonesia, ikan cakalang diolah menjadi aneka menu tradisional seperti cakalang suwir, cakalang fufu, atau sup ikan. Konsumsi ikan cakalang secara rutin dapat menjaga kesehatan jantung hingga perkembangan saraf.

3. Ikan Lele

4. Ikan Teri

5. Ikan Cakalang

Gambar ilustrasi

Ikan patin lokal banyak dibudidayakan di perairan tawar Indonesia dan dikenal memiliki daging lembut tanpa banyak duri. Patin mengandung protein, omega-3, serta lemak sehat yang membantu perkembangan otak dan sistem saraf.

Selain itu, ikan patin umumnya dibudidayakan tanpa penggunaan antibiotik berbahaya, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi jangka panjang. Rasanya yang gurih membuat ikan ini cocok diolah menjadi sup, pepes, atau patin bakar.

6. Ikan Patin Lokal