Masih Doyan Mie Instan? Perhatikan 5 Fakta Penting Ini Menurut Pakar | Giok4D

Posted on

Mie instan sering dianggap sebagai makanan berbahaya bagi tubuh. Namun para ahli mengungkap ada cara untuk membuat mie instan berpotensi menawarkan manfaat.

Mie instan merupakan salah satu makanan andalan banyak orang karena enak, murah, dan praktis. Mie dalam kemasan tersebut hanya perlu dimasak dengan sedikit air panas lalu dicampur dengan bumbu kemasan, dan siap disantap.

Namun seiring berjalannya waktu, banyak orang mulai sadar tentang kesehatan mereka dan mengurangi kebiasaan makan mie instan karena efeknya yang dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Terlepas dari itu, sebenarnya mie instan bisa menawarkan manfaat bagi kesehatan asalkan konsumsinya diperhatikan. Seorang dokter spesialis mengungkap kepada The Healthy jika kuncinya adalah kreasi.

Untuk mengetahui lebih jelas terkait potensi manfaat mie instan, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari thehealthy.com (8/3/2022).

Mie instan memang enak dan praktis. Namun banyak produk mie instan punya nilai gizi yang rendah.

Kebanyakan produk mie instan tinggi karbohidrat dan lemak, tetapi minim protein, serat, vitamin, dan mineral. Sedangkan kandungan natrium atau garam dan tambahan dari bumbunya juga lebih banyak.

Hal ini lah yang menjadi alasan asupan mie instan perlu diperhatikan. Kandungan natrium dan lemak tinggi bisa meningkatkan berbagai macam risiko penyakit berbahaya.

Kunci untuk menikmati mie instan yang lebih sehat yaitu dengan mengetahui persis produk apa yang dibeli, termasuk nilai gizinya. Siapkan juga panci di rumah untuk membuat kreasi mie instan lebih yang lebih sehat.

Mie instan dikategorikan sebagai makanan ultra proses atau ultra olahan. Mengonsumsi makanan ultra olahan dapat berkontribusi pada masalah kesehatan, mulai dari obesitas hingga beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar.

Sebuah studi biologi tahun 2017 menyarankan anak-anak dengan kondisi ADHD ( Attention Deficit Hyperactivity Disorder) untuk menghindari semua makanan yang mengandung beberapa bahan di dalam mie instan.

Mie instan seringkali mengandung banyak natrium yang menjadi kunci kelezatannya. Tetapi kandungan natrium tinggi bisa memengaruhi jumlah cairan di sekitar jantung dan paru-paru. Cairan berlebih ini bisa memaksa jantung bekerja lebih keras yang menyebabkan tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko serangan jantung, dan masalah jantung lainnya.

Kandungan minyak sawit, lemak jenuh, penguat rasa, dan bahan aditif di produk mie instan juga bisa membahayakan kesehatan.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Meskipun begitu, mie instan bisa sesekali dikonsumsi dan menjadi bagian makanan dalam diet sehat. Untuk membuatnya, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan.

Pertama, baca daftar bahan dengan saksama. Lalu perhatikan kandungan natrium atau garamnya dengan mengingat batasan garam per hari yang direkomendasikan oleh American Heart Association. Maksimalnya adalah 2.300 mg per hari.

Kamu juga disarankan memadukan mie instan dengan beberapa bahan sehat supaya hidangan tersebut lebih bergizi. Mulai dari sayuran hingga telur, bisa jadi pilihan.

Jumlah kalori dalam semangkuk mie instan akan bervariasi, tergantung pada ukuran porsi dan produknya. Namun satu porsi mie instan kering seberat 43 gram biasanya mengandung sekitar 200 kalori.

Sayangnya beberapa penggemar mie instan biasanya menggandakan porsi mereka dengan mengonsumsi lebih dari satu bungkus. Belum lagi kalori yang dihitung dari bahan lainnya, seperti lemak jenuh hingga karbohidrat yang bisa mencapai 38 gram sendiri.

Karbohidrat merupakan makronutrien penting yang diubah tubuh menjadi glukosa untuk energi. Terdapat karbohidrat yang baik ada juga yang buruk.

Tetapi sebenarnya karbohidrat dibagi menjadi tiga. Menurut Cleveland Clinic, kategorinya terbagi menjadi gula, serat, dan pati.

Gula selanjutnya didefinisikan sebagai karbohidrat sederhana atau kompleks yang menentukan suatu makanan tergolong karbohidrat baik atau buruk.

Karbohidrat kompleks adalah karbohidrat sehat yang biasa ditemukan pada makanan nabati utuh, seperti buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga cenderung tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

Sebaliknya, karbohidrat sederhana justru dapat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan penurunan energi. Membuat perut lebih cepat lapar. Mie instan pun tergolong sebagai karbohidrat sederhana ini.

Jika memang ingin mengubah mie instan menjadi karbohidrat baik, kamu bisa memasaknya dengan cara lebih sehat.

1. Kandungan gizi mie instan

2. Hal yang membuat mie instan tidak sehat

3. Cara membuat mie instan lebih sehat

4. Kalori semangkuk mie instan

5. Mie instan tergolong karbohidrat buruk

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Jumlah kalori dalam semangkuk mie instan akan bervariasi, tergantung pada ukuran porsi dan produknya. Namun satu porsi mie instan kering seberat 43 gram biasanya mengandung sekitar 200 kalori.

Sayangnya beberapa penggemar mie instan biasanya menggandakan porsi mereka dengan mengonsumsi lebih dari satu bungkus. Belum lagi kalori yang dihitung dari bahan lainnya, seperti lemak jenuh hingga karbohidrat yang bisa mencapai 38 gram sendiri.

Karbohidrat merupakan makronutrien penting yang diubah tubuh menjadi glukosa untuk energi. Terdapat karbohidrat yang baik ada juga yang buruk.

Tetapi sebenarnya karbohidrat dibagi menjadi tiga. Menurut Cleveland Clinic, kategorinya terbagi menjadi gula, serat, dan pati.

Gula selanjutnya didefinisikan sebagai karbohidrat sederhana atau kompleks yang menentukan suatu makanan tergolong karbohidrat baik atau buruk.

Karbohidrat kompleks adalah karbohidrat sehat yang biasa ditemukan pada makanan nabati utuh, seperti buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga cenderung tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

Sebaliknya, karbohidrat sederhana justru dapat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan penurunan energi. Membuat perut lebih cepat lapar. Mie instan pun tergolong sebagai karbohidrat sederhana ini.

Jika memang ingin mengubah mie instan menjadi karbohidrat baik, kamu bisa memasaknya dengan cara lebih sehat.

4. Kalori semangkuk mie instan

5. Mie instan tergolong karbohidrat buruk