Farida Nurhan akan menjual akun YouTube miliknya seharga Rp 10 miliar. Sebelum sukses menjadi YouTuber, ia meniti karir dengan menjadi TKW.
Belum lama ini YouTuber Farida Nurhan mengejutkan publik lantaran ingin menjual akun YouTube yang sudah ia kelola sejak 2017.
Wanita yang akrab disapa Omay itu berterima kasih kepada YouTube yang telah membuat namanya menjadi besar di media sosial. Namun ibu satu anak itu merasa beberapa bulan ke belakang kesulitan mendapat ‘cuan’ di YouTube. Oleh karena itu, ia ingin pensiun dan beralih ke TikTok Live.
Farida Nurhan bisa dibilang salah satu YouTuber dan konten kreator Indonesia yang sukses. Namun perjalanan karirnya untuk mencapai titik sekarang terbilang cukup panjang. Bahkan, dulunya Farida Nurhan adalah seorang TKW hingga property broker.
Berikut perjalanan karir Farida Nurhan hingga menjadi sukses seperti sekarang!
Sebelum meraih kesuksesan seperti sekarang, wanita kelahiran Lumajang, Jawa Timur itu pernah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari tahun 2001 hingga 2008.
Awal-awal membuat konten di YouTube, wanita kelahiran 1982 ini sempat mengungkap ceritanya. “Jalan yang aku tempuh salah satunya adalah bekerja di luar negeri sebagai Pahlawan Devisa Negara dari tahun 2001 awal tahun 2008,” ujarnya.
Selama periode tersebut, ia juga berpindah dari satu negara ke negara lain. Farida sempat bekerja menjadi TKW di Singapura selama 11 bulan. Kemudian ia pindah ke Hong Kong.
Setelah itu ia memutuskan untuk pulang ke Tanah Air dan beralih ke jenis pekerjaan lainnya.
Usai menyelesaikan kontraknya sebagai pekerja migran, Farida Nurhan kembali ke Indonesia dan menetap di Jakarta.
Di ibu kota, Omay merintis karir dengan menjadi seorang properti broker (perantara profesional yang menghubungkan penjual dan pembeli (atau penyewa dan penyewa) untuk transaksi jual beli atau sewa properti).
Pengalaman kerja ini juga yang menjadi jembatan sebelum akhirnya ia memutuskan untuk terjun menjadi seorang konten kreator.
Setelah lebih dari 8 tahun menjadi seorang properti broker, Omay memutuskan untuk beralih menjadi seorang konten kreator yang fokus di makanan.
Keputusannya tersebut didasari pada ketertarikan Farida Nurhan pada dunia kuliner. Ia hobi memasak dan mencicipi makanan.
Lalu tahun 2017, ia membangun chanel YouTube Farida Nurhan. Video YouTube pertamanya berjudul ‘Resep Sambal Goreng Komplet ala FN’ dan ‘Makan Jengkol Untuk Pertama Kali.’
Selama kurang lebih sembilan tahun, ibu satu anak itu konsisten mengunggah konten video di akun YouTube miliknya. Kini Farida Nurhan pun telah memiliki 5,3 juta subscriber dengan total 3.700 video.
Farida Nurhan memiliki ciri khas tersendiri sebagai konten kreator. Ia dikenal sebagai sosok yang suka sekali dengan makanan pedas.
Food vlogger itu seringkali menyambangi tempat makan dengan menu sambal super pedas. Biasanya ia melahap sambal tersebut dengan nasi dan tangan sambil mengungkap jargon andalan yaitu “awur-awur emplok.”
Banyak sekali tempat makan sambal pedas yang ia sambangi untuk dicicipi sekalian diulas.
Baru 8 hari lalu Farida Nurhan mengunggah konten video ketika dia mampir ke sebuah warung makan sambal rampai asli di kawasan Fresh Market Kota Wisata, Cibubur. Omay memesan sejumlah lauk dan tak lupa sambal rampainya yang spesial. Bahkan sambal rampai tersebut disajikan dalam cobek berukuran besar.
Kecintaannya terhadap makanan pedas sempat membuat Omay terjun ke dunia bisnis sambal kemasan. Bisnis yang dinamai Ngemplok by Omay itu menawarkan berbagai macam varian sambal yang nikmat dimakan bersama nasi hangat.
Selain itu ada juga beberapa pilihan menu siap santap, seperti cumi mercon, ayam rambut setan, hingga tongkol bombardir yang pastinya dimasak dengan sambal pedas. Namun saat ini sepertinya bisnis sambal tersebut sudah tidak lagi aktif.
Meski namanya besar di YouTube, baru-baru ini Farida Nurhan mengaku ingin pensiun dari media sosial tersebut.
Selama 18 bulan terakhir ia telah berusaha semaksimal mungkin untuk bikin konten video berdurasi panjang hingga mengunggah video 2 kali dalam seminggu. Namun tampaknya hal tersebut tidak membuahkan hasil yang baik.
Dalam podcast terbaru dengan Deddy Corbuzier (20/1), Farida Nurhan juga mengaku kalau dulu ia bisa menghasilkan 350 sampai 400 juta dari YouTube. Namun lama kelamaan, ia melihat penurunan dalam jumlah tonton (views) dan penghasilan.
Dalam podcast tersebut Farida Nurhan mengungkap penghasilan terakhirnya dari YouTube hanya berkisar Rp 18 juta. Untungnya ia dibantu dari Facebook.
“Di Facebook sama-sama konten makannya, sama sama tempatnya, tapi dari angle yang berbeda. Di Facebook diambilnya pake kamera hp biasa.Gak perlu edit, gak perlu thumbnail, tinggal naikin aja. Sekarang ya di Facebook saya bisa dapet 150-160 juta,” ujarnya.
Keputusannya untuk pensiun dari YouTube memang tidak mudah. Namun alasan-alasan tersebut membuat Omay memutuskan beralih ke TikTok Live yang menurutnya lebih menghasilkan.
Saksikan Live infoSore:
1. Berawal jadi Tenaga Kerja Wanita (TKW)
2. Jadi properti broker di Indonesia
3. Memulai karir YouTube tahun 2017
4. Terkenal dengan konten makan pedas
5. Berniat pensiun dari YouTube




Farida Nurhan memiliki ciri khas tersendiri sebagai konten kreator. Ia dikenal sebagai sosok yang suka sekali dengan makanan pedas.
Food vlogger itu seringkali menyambangi tempat makan dengan menu sambal super pedas. Biasanya ia melahap sambal tersebut dengan nasi dan tangan sambil mengungkap jargon andalan yaitu “awur-awur emplok.”
Banyak sekali tempat makan sambal pedas yang ia sambangi untuk dicicipi sekalian diulas.
Baru 8 hari lalu Farida Nurhan mengunggah konten video ketika dia mampir ke sebuah warung makan sambal rampai asli di kawasan Fresh Market Kota Wisata, Cibubur. Omay memesan sejumlah lauk dan tak lupa sambal rampainya yang spesial. Bahkan sambal rampai tersebut disajikan dalam cobek berukuran besar.
Kecintaannya terhadap makanan pedas sempat membuat Omay terjun ke dunia bisnis sambal kemasan. Bisnis yang dinamai Ngemplok by Omay itu menawarkan berbagai macam varian sambal yang nikmat dimakan bersama nasi hangat.
Selain itu ada juga beberapa pilihan menu siap santap, seperti cumi mercon, ayam rambut setan, hingga tongkol bombardir yang pastinya dimasak dengan sambal pedas. Namun saat ini sepertinya bisnis sambal tersebut sudah tidak lagi aktif.
Meski namanya besar di YouTube, baru-baru ini Farida Nurhan mengaku ingin pensiun dari media sosial tersebut.
Selama 18 bulan terakhir ia telah berusaha semaksimal mungkin untuk bikin konten video berdurasi panjang hingga mengunggah video 2 kali dalam seminggu. Namun tampaknya hal tersebut tidak membuahkan hasil yang baik.
Dalam podcast terbaru dengan Deddy Corbuzier (20/1), Farida Nurhan juga mengaku kalau dulu ia bisa menghasilkan 350 sampai 400 juta dari YouTube. Namun lama kelamaan, ia melihat penurunan dalam jumlah tonton (views) dan penghasilan.
Dalam podcast tersebut Farida Nurhan mengungkap penghasilan terakhirnya dari YouTube hanya berkisar Rp 18 juta. Untungnya ia dibantu dari Facebook.
“Di Facebook sama-sama konten makannya, sama sama tempatnya, tapi dari angle yang berbeda. Di Facebook diambilnya pake kamera hp biasa.Gak perlu edit, gak perlu thumbnail, tinggal naikin aja. Sekarang ya di Facebook saya bisa dapet 150-160 juta,” ujarnya.
Keputusannya untuk pensiun dari YouTube memang tidak mudah. Namun alasan-alasan tersebut membuat Omay memutuskan beralih ke TikTok Live yang menurutnya lebih menghasilkan.
Saksikan Live infoSore:
4. Terkenal dengan konten makan pedas
5. Berniat pensiun dari YouTube






