Kenapa Ya Rasa Sup Makin Enak Keesokan Harinya? update oleh Giok4D

Posted on

Beberapa orang suka memasak dan menikmati sup di rumah. Namun pernahkah kamu sadar kalau rasa sup justru lebih enak jika dimakan keesokan harinya? Ternyata ada alasan ilmiahnya!

Selain tumisan atau kukusan, beberapa orang juga suka masak dan menikmati sup.

Makanan berkuah ini biasanya terbuat dari kaldu, bisa daging sapi, ayam, ikan yang direbus bersama bumbu dan bahan tambahan lainnya. Bahan tambahannya pun variatif, mulai dari sayuran, daging, atau kacang-kacangan.

Tak sekadar enak dan menghangatkan tetapi sup juga mengandung banyak nutrisi baik untuk kesehatan. Kandungan rempah-rempah di dalamnya bisa membuat sistem imun tubuh lebih kuat. Makanan berkuah tersebut juga dapat mencukupi kebutuhan cairan tubuh serta cocok untuk diet.

Tetapi pernahkah kamu sadar kalau sup terasa jauh lebih enak jika dimakan keesokan harinya? Rupanya alasan tersebut bisa dijawab lewat penjelasan sains. Dilansir dari eatingwell.com (11/1), berikut penjelasannya!

Chef Greg Garrison mengungkap saat pertama kali dimasak, rasa-rasa di dalam sup mungkin terasa tidak menyatu atau terlalu kuat. Namun ketika semalaman didinginkan di kulkas, semua rasanya menjadi menyatu.

“Kaldu menyerap lebih banyak rasa dari sayuran, kacang-kacangan, atau daging, dan bumbu akhirnya terasa merata bukan di bagian atasnya saja,” jelas chef Greg Garrison.

Hal sama juga berlaku pada jenis semur atau sup kental lainnya yang lebih kaya dan lebih padat setelah semalaman didiamkan di kulkas.

Menurut Chef River Hill, seiring waktu rasa-rasa di dalam sup memang akan menyatu. Bumbu-bumbu yang lebih kuat dapat terdistribusi lebih merata dan bahan-bahan menyerap kaldu. Perubahan kimia menurutnya juga terjadi, seperti protein yang teurai menjadi asam amino.

Ahli Jessica Gavin menjelaskan dalam perspektif sains. Ia mengungkap perubahan nyata terjadi ketika sup dibiarkan dingin.

Menurutnya rasa sup menjadi lebih enak keesokan hari karena ada difusi (perpindahan partikel dari lingkungan dengan konsentrasi tinggi menuju lingkungan konsentrasi rendah) rasa.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Bahkan ketika didinginkan, senyawa larut, seperti garam, gula, asam dan asam amino menurutnya juga terus bermigrasi perlahan dari area dengan konsentrasi lebih tinggi ke area konsentrasi lebih rendah di dalam sup.

Pergerakan bertahap ini yang membantu bumbu terdistribusi lebih merata. Sedangkan rasa dari sayuran, daging, dan rempah-rempahan juga akan semakin meresap ke dalam cairan.

Ahli Garrison mengungkap, pendinginan dan pemanasan ulang memungkinkan lemak dan pati terdistribusi kembali yang memberikan rasa sup lebih kaya dengan tekstur lebih baik.

Karena alasan tersebut, banyak chef profesional menggunakan teknik ini. Namun para ahli membagikan beberapa tips untuk mengolah dan menikmati kembali sup sisa tersebut agar rasanya sempurna.

– Dinginkan sup sebelum dimasukkan ke kulkas

Sup sisa memang terasa lebih lezat, tetapi jika tidak ditangani dengan benar dapat mengandung bakteri yang berpotensi bahaya.

“Jangan biarkan sup dibiarkan di suhu luar selama lebih dari dua jam, karena bakteri tumbuh paling cepat antara suhu 4 derajat dan 60 derajat celcius,” ujar Gavin.

Setelah memasak sup, Ia menyarankan untuk memindahkan sup ke wadah dangkal atau meletakkan panci ke dalam rendaman air es dan aduk rata hingga dingin sebelum akhirnya dimasukkan ke kulkas.

– Pindahkan ke wadah kedap udara

Sup yang akan dinikmati keesokan harinya perlu dipindahkan ke wadah kedap udara. Ahli Garrison menyarankan membagi sup menjadi porsi lebih kecil daripada menyimpannya dalam satu panci besar, supaya sup dingin lebih cepat.

– Simpan beberapa hari atau bekukan

Ahli Gavin juga menyarankan untuk menyimpan sup di kulkas hingga tiga sampai empat hari. Jika ingin ketahanannya lebih lama, pastikan untuk memindahkannya ke wadah aman untuk freezer, dan bekukan.

– Panaskan secara perlahan

Sebelum sup disajikan, letakkan ke dalam panci dan panaskan di atas api sedang hingga mendidih.

Bisa juga memberi tambahan cairan, seperti kaldu atau air, serta bumbu jika memang dirasa sudah banyak kaldu terserap oleh pati.

Penting diingat kalau beberapa pati, seperti mi dan kentang bisa menjadi lembek dan kusam seiring waktu. Jika ingin membuat sup, sebaiknya pati disajikan terpisah saja.

1. Alasan sup lebih enak keesokan harinya

2. Pandangan sains terhadap perubahan rasa sup

3. Tips menikmati sup sisa

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Ahli Garrison mengungkap, pendinginan dan pemanasan ulang memungkinkan lemak dan pati terdistribusi kembali yang memberikan rasa sup lebih kaya dengan tekstur lebih baik.

Karena alasan tersebut, banyak chef profesional menggunakan teknik ini. Namun para ahli membagikan beberapa tips untuk mengolah dan menikmati kembali sup sisa tersebut agar rasanya sempurna.

– Dinginkan sup sebelum dimasukkan ke kulkas

Sup sisa memang terasa lebih lezat, tetapi jika tidak ditangani dengan benar dapat mengandung bakteri yang berpotensi bahaya.

“Jangan biarkan sup dibiarkan di suhu luar selama lebih dari dua jam, karena bakteri tumbuh paling cepat antara suhu 4 derajat dan 60 derajat celcius,” ujar Gavin.

Setelah memasak sup, Ia menyarankan untuk memindahkan sup ke wadah dangkal atau meletakkan panci ke dalam rendaman air es dan aduk rata hingga dingin sebelum akhirnya dimasukkan ke kulkas.

– Pindahkan ke wadah kedap udara

Sup yang akan dinikmati keesokan harinya perlu dipindahkan ke wadah kedap udara. Ahli Garrison menyarankan membagi sup menjadi porsi lebih kecil daripada menyimpannya dalam satu panci besar, supaya sup dingin lebih cepat.

– Simpan beberapa hari atau bekukan

Ahli Gavin juga menyarankan untuk menyimpan sup di kulkas hingga tiga sampai empat hari. Jika ingin ketahanannya lebih lama, pastikan untuk memindahkannya ke wadah aman untuk freezer, dan bekukan.

– Panaskan secara perlahan

Sebelum sup disajikan, letakkan ke dalam panci dan panaskan di atas api sedang hingga mendidih.

Bisa juga memberi tambahan cairan, seperti kaldu atau air, serta bumbu jika memang dirasa sudah banyak kaldu terserap oleh pati.

Penting diingat kalau beberapa pati, seperti mi dan kentang bisa menjadi lembek dan kusam seiring waktu. Jika ingin membuat sup, sebaiknya pati disajikan terpisah saja.

3. Tips menikmati sup sisa