Jangan Salah Pilih! 10 Makanan Ini Bisa Memperparah Flu Saat Dingin

Posted on

Saat cuaca dingin melanda, penting memperhatikan asupan makanan dan minuman. Hindari konsumsi menu berikut ini ini agar risiko flu dapat berkurang dan flu tidak semakin parah.

Musim dingin kerap dikaitkan dengan meningkatnya kasus flu, pilek, batuk, dan gangguan tenggorokan. Selain faktor suhu dan daya tahan tubuh, pola makan juga berperan penting dalam menentukan kondisi kesehatan seseorang.

Melansir Health Shots (29/12), beberapa asupan makanan dan minuman disebut dapat memicu produksi lendir berlebih, mengiritasi tenggorokan, atau melemahkan sistem imun.

Berikut 10 makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi konsumsinya selama cuaca dingin:

1. Kafein berlebih

Kafein bersifat diuretik sehingga dapat menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini membuat tenggorokan dan saluran pernapasan menjadi lebih kering, sehingga virus lebih mudah berkembang. Kafein juga dapat mengganggu kualitas tidur yang penting bagi sistem imun. Hindari asupan kafein dari konsumsi kopi, teh, dan minuman berenergi yang berlebihan.

2. Minuman beralkohol
Alkohol diketahui dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, alkohol membuat tenggorokan kering dan memicu peradangan pada saluran pernapasan, sehingga risiko batuk dan pilek meningkat.

3. Gorengan
Makanan yang digoreng dengan banyak minyak cenderung sulit dicerna. Pencernaan yang terganggu dapat berdampak pada melemahnya imunitas. Lalu kandungan lemak tinggi pada gorengan disebut pakar dapat meningkatkan produksi lendir.

4. Pisang
Pisang termasuk buah yang dapat meningkatkan pembentukan lendir pada sebagian orang. Saat musim dingin, kondisi ini dapat memperparah hidung tersumbat dan batuk berdahak.

5. Melon

Buah seperti melon, semangka, dan cantaloupe bersifat mendinginkan. Konsumsi melon saat cuaca dingin dapat memperlambat pencernaan dan memicu peningkatan dahak di saluran pernapasan.

6. Air kelapa
Meski dikenal menyegarkan, air kelapa memiliki efek mendinginkan tubuh. Konsumsi berlebihan saat cuaca dingin dapat mengganggu pencernaan dan membuat tubuh lebih rentan terhadap batuk dan pilek.

7. Buah citrus
Jeruk, lemon, dan buah citrus lain kaya vitamin C. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, buah ini dapat mengiritasi tenggorokan dan memperburuk rasa tidak nyaman saat cuaca dingin.

8. Makanan terlalu manis
Asupan gula berlebih dapat menurunkan kemampuan sistem imun dalam melawan infeksi. Camilan manis dan makanan penutup sebaiknya dibatasi selama cuaca dingin.

9. Makanan terlalu asin

Konsumsi sumber garam berlebihan dapat mengeringkan tenggorokan dan saluran hidung. Hal ini dapat memperparah iritasi dan meningkatkan risiko batuk.

10. Produk olahan susu berlebih
Susu, keju, dan krim dapat membuat lendir menjadi lebih kental pada sebagian orang. Akibatnya, batuk dan hidung tersumbat bisa terasa lebih berat.

Membatasi konsumsi makanan dan minuman tersebut selama cuaca dingin dapat membantu menjaga kenyamanan tenggorokan, memperkuat sistem imun, serta mengurangi risiko pilek dan batuk yang kerap muncul saat cuaca dingin.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

5. Melon

Buah seperti melon, semangka, dan cantaloupe bersifat mendinginkan. Konsumsi melon saat cuaca dingin dapat memperlambat pencernaan dan memicu peningkatan dahak di saluran pernapasan.

6. Air kelapa
Meski dikenal menyegarkan, air kelapa memiliki efek mendinginkan tubuh. Konsumsi berlebihan saat cuaca dingin dapat mengganggu pencernaan dan membuat tubuh lebih rentan terhadap batuk dan pilek.

7. Buah citrus
Jeruk, lemon, dan buah citrus lain kaya vitamin C. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, buah ini dapat mengiritasi tenggorokan dan memperburuk rasa tidak nyaman saat cuaca dingin.

8. Makanan terlalu manis
Asupan gula berlebih dapat menurunkan kemampuan sistem imun dalam melawan infeksi. Camilan manis dan makanan penutup sebaiknya dibatasi selama cuaca dingin.

Gambar ilustrasi

9. Makanan terlalu asin

Konsumsi sumber garam berlebihan dapat mengeringkan tenggorokan dan saluran hidung. Hal ini dapat memperparah iritasi dan meningkatkan risiko batuk.

10. Produk olahan susu berlebih
Susu, keju, dan krim dapat membuat lendir menjadi lebih kental pada sebagian orang. Akibatnya, batuk dan hidung tersumbat bisa terasa lebih berat.

Membatasi konsumsi makanan dan minuman tersebut selama cuaca dingin dapat membantu menjaga kenyamanan tenggorokan, memperkuat sistem imun, serta mengurangi risiko pilek dan batuk yang kerap muncul saat cuaca dingin.

Gambar ilustrasi