Harga Musang King Malaysia Anjlok, Ini Kata Komunitas Durian Traveler Indonesia

Posted on

Harga Musang King di Malaysia disebut anjlok hingga Rp 40.000/kg. Komunitas Durian Traveler Indonesia menilai kabar ini tak berdampak ke pasar durian di Tanah Air.

Kabar harga durian Musang King di Malaysia yang disebut anjlok hingga Rp 40.000 per kilogram ramai diperbincangkan.

Isu ini memicu spekulasi soal ‘tsunami durian’ dan dampaknya ke pasar durian Indonesia, terutama untuk varietas premium yang selama ini dikenal berharga tinggi.

Namun, Alief Al Badri, Direktur Utama Durian Traveler menilai informasi tersebut tidak sepenuhnya tepat. Ia menyebut tidak ada sejarah harga Musang King asli berkualitas dijual semurah itu.

“Yang pertama, berita itu salah. Bukan Rp 40.000 per kilo. Tidak ada sejarahnya Musang King Rp 40.000 per kilo, mau di ujung dunia manapun saat ini tidak ada. Saya berani garansi itu,” tegas Alief.

Menurut Alief, jika memang ada Musang King dengan harga sangat murah, maka kualitasnya dipastikan bukan kelas premium.

“Kalau ada berita harganya murah, itu berarti kualitas yang tidak bagus. Bukan kualitas premium,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa petani dan pelaku industri durian di Malaysia saat ini sudah sangat maju, dengan fasilitas packing house, pabrik, hingga penyimpanan dingin.

“Kalau harga tidak bagus, ngapain mereka jual? Mereka simpan di cool storage, dibuat nitro, kupas frozen, atau dijadikan daging durian karena mereka sudah punya pasar ekspor yang settle,” jelasnya.

Menurut Alief, Malaysia masih menjadi penguasa pasar Musang King dunia, bukan Thailand atau Indonesia. Soal faktor alam, Alief mengakui kondisi cuaca turut memengaruhi kualitas durian.

Tingginya curah hujan membuat sebagian petani kesulitan menghasilkan buah dalam jumlah dan mutu seperti biasanya.

“Durian itu sangat tergantung faktor alam. Kalau kualitas menurun, ya itu yang dijual murah,” katanya.

Lalu bagaimana dampaknya ke Indonesia? Alief menegaskan kabar anjloknya harga Musang King Malaysia tidak berpengaruh ke pasar dalam negeri.

“Tidak ada dampak. Gak ada harga seperti itu di Indonesia. Seribu persen tidak ada,” ujarnya.

Saat ini, harga Musang King di jaringan Durian Traveler masih berada di kisaran Rp 400.000 hingga Rp 500.000 per kilogram, dengan minat konsumen yang tetap tinggi.

Ia juga menepis anggapan ‘tsunami durian’ di Indonesia. Menurutnya, hingga kini belum ada kondisi over supply durian premium.

“Durian belum ada kata-kata over supply sampai hari ini. Banyak durian di Indonesia, tapi tidak semuanya layak jual untuk pasar premium,” tutup Alief.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi