Hadir di 2 Kota! Festival Bogasari Sajikan 100 Kuliner Berbasis Terigu

Posted on

Festival Bogasari sukses digelar di dua kota, Lampung dan Jember. Dalam festival kuliner ini, ada lebih dari 100 ragam kuliner berbasis terigu yang bisa dinikmati pengunjung.

Bogasari mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner melalui penyelenggaraan Festival Bogasari di dua kota, yakni Lampung dan Jember, pada Januari 2026.

Di Lampung, festival ini digelar di Lapangan Samber, Kota Metro, pada 10-11 Januari 2026. Ada sekitar 60 UMKM binaan Bogasari yang terlibat dan dihadiri sekitar 10.000 pengunjung dari kalangan pelaku UMKM, foodies, hingga ibu rumah tangga.

Beragam aktivitas dihadirkan untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kompetisi marching band, tari tradisional, fashion show, kids zone, hingga games dengan berbagai hadiah menarik.

Selain itu, hadir pula baking demo oleh Chef Bogasari Baking Center yang menyajikan resep-resep menarik seperti: Banana Brownie, Burnt Fermented Cassava Cheese, Crunchy Durian Choux Paste, dan Flaky Taro.

Kemeriahan Festival Bogasari kemudian berlanjut ke Alun-Alun Kota Jember, Jawa Timur, yang berlangsung pada 17-18 Januari 2026. Skala festival ini lebih besar, melibatkan 80 UMKM binaan Bogasari dan menargetkan sekitar 10.000 pengunjung.

Rangkaian aktivitas yang dihadirkan serupa, dengan tambahan dukungan pertunjukan lokal dari Jember Creative Center, seperti Natural Band dan JJC Art Performance.

Festival Bogasari di 2 kota Indonesia tersebut berhasil menghadirkan lebih dari 100 jenis makanan hasil olahan UMKM binaan. Jenisnya beragam, mulai dari roti, kue tradisional, jajanan kekinian, hingga makanan siap santap berbahan dasar terigu Bogasari menjadi daya tarik utama sekaligus bukti kreativitas dan potensi UMKM kuliner daerah.

Widya Triyanti, Junior Manager Marketing Bogasari, mengatakan bahwa Festival Bogasari tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM, tetapi juga sarana penguatan kapasitas pelaku usaha.

“Melalui Festival Bogasari, kami ingin menghadirkan platform yang mempertemukan UMKM dengan masyarakat secara langsung. Kami percaya, dengan pendampingan berkelanjutan dan penggunaan bahan baku terigu berkualitas, UMKM dapat menghasilkan produk yang kompetitif dan bernilai jual tinggi,” ujar Widya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Bogasari dalam mengedukasi masyarakat mengenai peran terigu sebagai bahan pangan strategis yang konsisten dari sisi mutu, keamanan pangan, dan hasil olahan.

“Edukasi menjadi fokus penting kami, agar masyarakat semakin memahami bahwa terigu Bogasari dapat diolah menjadi beragam produk kuliner yang aman, berkualitas, dan memiliki peluang ekonomi yang besar,” tutupnya.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi