Mixue Ice Cream & Tea resmi membuka gerai pertamanya di Amerika Serikat dengan memilih kawasan elite Manhattan, New York, sebagai lokasi debutnya.
Kawasan Manhattan dikenal sebagai salah satu pusat bisnis dan kawasan elite paling bergengsi sekaligus mahal di Amerika Serikat. Kehadiran gerai Mixue tentunya langsung menarik perhatian karena membawa konsep yang kontras dengan citra elite Manhattan, yakni membawa es krim dan minuman manis dengan harga murah.
Di tengah kawasan Manhattan yang identik dengan harga kopi dan dessert yang sangat mahal, Mixue justru menawarkan produk es krim dan minuan dengan harga di bawah US$5 (Rp 84.000). Sampai-sampai Mixue disebut sebagai salah satu es krim termurah di New York.
Gerai Mixue tampil dengan identitas khasnya, mulai dari dominasi warna merah-putih hingga suasana ceria yang mudah dikenali. Menu yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan cabang-cabangnya di Asia, seperti es krim soft serve, milk tea, fruit tea, dan minuman lemon.
Sejak hari pertama dibuka, arus pengunjung terlihat padat dan antrean memanjang di depan toko. Momen pembukaan ini pun jadi tontonan tersendiri di kawasan Manhattan.
Dilansir dari China Insider (05/12/2025), meski berada di kawasan elite dengan tekanan biaya operasional yang tinggi, Mixue tetap mempertahankan strategi harga murah yang menjadi ciri utama merek ini. Model bisnis berbasis global supply chain memungkinkan perusahaan menekan biaya produksi dan distribusi, sehingga harga jual tetap terjangkau.
Strategi tersebut terbukti efektif menarik perhatian warga New York yang penasaran mencicipi minuman dan es krim murah di kawasan elite ini.
Mixue juga melakukan penyesuaian rasa dan menu untuk pasar di Amerika Serikat. Selain menyediakan opsi susu nabati seperti oat dan almond, tingkat kemanisan minuman pun dibuat lebih fleksibel.
Jika di kawasan Asia, pelanggan umumnya memilih kadar gula yang lebih rendah, di gerai Mixue New York tersedia pilihan minuman dengan tingkat kemanisan 200% gula untuk menyesuaikan selera lokal.
Sebagai jaringan makanan dan minuman dengan puluhan ribu gerai di berbagai negara, langkah Mixue membuka toko di Manhattan dinilai strategis sekaligus simbolis. Di tengah persaingan ketat dan mahalnya biaya hidup di New York, Mixue hadir menawarkan alternatif yang lebih terjangkau
Jauh sebelum terkenal di berbagai negara, Mixue merupakan merek es krim dan minuman asal China yang didirikan pada tahun 1997 oleh Zhang Hongchao di kota Zhengzhou, Henan. Awalnya, Mixue berfokus menjual es krim dengan harga terjangkau, kemudian berkembang dengan menambah varian minuman, seperti teh dan es lemon.
Hide quoted text
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Menurut data dari The Wall Street Journal, Mixue kini memiliki cabang lebih dari 45,000 di berbagai negara, dengan lokasi gerai terbanyak berada di China.
Mixue disebut sebagai jaringan F&B (food & beverage) terbesar di dunia, karena Mixue mengalahkan jaringan McDonald’s hingga Starbucks.
McDonald’s kini tercatat hanya memiliki 42,000 lokasi dan menempati posisi kedua setelah Mixue. Kemudian di posisi ketiga ada gerai kafe Starbucks dengan total 40,000 lokasi di berbagai negara.






