Gara-gara Tak Dibayar Cash, Driver Ojol Tolak Pesanan Makanan! [Giok4D Resmi]

Posted on

Pengalaman pesan makan online tidak selalu menyenangkan. Banyak juga yang merasakan hal buruk, seperti pria ini yang ditolak oleh sopir ojek online karena tidak bayar pakai uang tunai.

Beberapa pelanggan pernah merasakan hal kurang menyenangkan saat pesan makan lewat aplikasi ojek online. Terkadang masalah muncul karena kesalahan dari restoran atau memang dari sisi sopir ojek online.

Belum lama ini, seorang pria dengan nama samaran Derrick memesan makanan via aplikasi Foodpanda. Derrick melakukan pemesanan pukul 10.10 malam tetapi sampai pukul 11.30 malam, sopir ojek online sama sekali tidak bergerak, lapor motherhsip.sg (8/1).

Merasa ada yang aneh, Derrick bertanya ke sopir ojol apakah ada masalah. Lalu sopir ojol itu bertanya apakah Derrick melakukan pembayaran menggunakan uang tunai atau tidak. Pria di Singapura ini menjawab kalau ia akan membayarnya secara online.

Sopir Foodpanda ini menjawab, “Saya perlu uang tunai untuk membeli makan anak saya karena saya tidak bisa tarik tunai.”

Jawaban sopir tersebut menandakan bahwa pesanan pria ini ditolak. Akhirnya Derrick bertanya bagaimana cara membatalkan pesanan.

“Batalkan saja dan mereka akan mencari sopir baru,” jelas sopir ojek online tersebut.

Masalah tidak berhenti sampai situ. Karena Derrick lapar, ia memutuskan pergi langsung ke restoran untuk mengambil pesanannya. Namun pihak restoran tidak mengizinkan lantaran di dalam sistem pesanan tersebut masih aktif.

Upaya Derrick membatalkan pesanan lewat aplikasi Foodpanda juga tidak berhasil. Akhirnya pria ini melakukan pemesanan langsung di restoran dan berhasil mendapat makanannya.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Namun perlu diingat bahwa pesanan onlinenya masih aktif di sistem. Artinya ada sopir ojek online lain yang ditugaskan untuk mengambil makanan Derrick.

Derrick meminta sopir ojek online ini membuang pesanannya atau boleh juga dimakan oleh sopir ini. Namun sopir tetap mengikuti aturan dengan mengantarnya ke rumah Derrick. Hal tersebut membuat Derrick perlu mengeluarkan uang lagi untuk makanan yang menurutnya sudah tidak layak dikonsumsi.

“Saya merasa hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang akuntabilitas sopir ojek online, keamanan pangan, dan perlindungan konsumen di platform tersebut,” curhatnya kepada Mothership.

Derrick pun tidak mau rugi. Ia kemudian meminta pengembalian dana penuh ke rekening banknya dan bukan ke akun Foodpandanya. Untungnya ia berhasil mendapat pengembalian dana tersebut meskipun masuknya ke akun rekening Foodpanda.

Gambar ilustrasi