Pria ini jadi satu-satunya kasus tuberkulosis (TB) sapi di Singapura setelah rutin minum susu mentah puluhan tahun. Begini penjelasan dokter!
Seorang pria lanjut usia yang rutin mengonsumsi susu sapi mentah selama puluhan tahun tercatat sebagai satu-satunya kasus TB sapi pada manusia yang pernah ditemukan di Singapura.
Kasus langka ini terungkap setelah pria berusia 73 tahun tersebut didiagnosis menderita TB yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium bovis, bakteri yang umumnya ditemukan pada sapi.
Dikutip dari STOMPS (29/12) Badan Penyakit Menular Singapura (Communicable Diseases Agency/CDA) mengonfirmasi bahwa kasus tersebut dilaporkan dan teridentifikasi pada 2021.
Pria berkewarganegaraan India itu telah menyelesaikan pengobatan TB menggunakan regimen obat standar dan kini dinyatakan sembuh.
Hingga saat ini, ia masih menjadi satu-satunya kasus TB sapi pada manusia yang diketahui di Singapura.
Menurut CDA, proses penularan, pencegahan, dan pengobatan TB pada dasarnya sama, terlepas dari jenis bakteri penyebabnya.
Setelah dilakukan pelacakan dan pemeriksaan kontak erat, tidak satu pun dari orang-orang terdekat pasien dinyatakan positif TB.
Namun otoritas kesehatan tidak mengungkapkan jumlah pasti kontak yang diperiksa.
Associate Professor Lim Poh Lian, Direktur Program Penyakit Menular CDA, menjelaskan bahwa pasien awalnya dilaporkan sebagai kasus TB paru. “Gejala, hasil rontgen dada, dan tes medis pasien konsisten dengan TB,” ujarnya.
Melalui metode whole genome sequencing (WGS), diketahui bahwa infeksi tersebut disebabkan oleh Mycobacterium bovis.
Penelusuran lebih lanjut mengungkap riwayat pasien yang pernah bekerja sebagai peternak sapi perah selama 28 tahun hingga 1990.
Selama periode tersebut, ia diketahui minum setidaknya satu gelas susu sapi mentah setiap hari.
“M. bovis dapat menular melalui susu dan produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi,” kata Prof Lim.
Ia menambahkan, kasus seperti ini sangat jarang terjadi di Singapura karena seluruh produk susu umumnya diwajibkan melalui proses pasteurisasi.
Pasteurisasi sendiri merupakan proses pemanasan susu pada suhu tertentu untuk menonaktifkan bakteri berbahaya, termasuk M. bovis.
Berdasarkan data global, TB sapi hanya menyumbang sebagian kecil dari total kasus TB pada manusia. Studi tahun 2013 bahkan memperkirakan angkanya kurang dari 1,4 persen di luar Afrika.
Meski TB masih menjadi ancaman kesehatan global, penyakit ini dapat disembuhkan dan penularannya bisa dicegah. Di Singapura, TB tergolong endemik dengan 1.156 kasus baru pada 2024.
Otoritas kesehatan menegaskan kemampuan mendeteksi kasus langka ini menunjukkan sistem surveilans TB di Singapura berjalan efektif.
“Kasus tidak umum seperti ini membuktikan kemampuan kami mendeteksi dan menangani TB secara tepat,” tutup Prof Lim.






