Nasi lemak menjadi salah satu makanan andalan orang Malaysia. Namun tampaknya pria Malaysia ini bosan lantaran istrinya masak nasi lemak setiap hari.
Nasi lemak merupakan hidangan khas Melayu, berupa nasi yang dimasak dengan santan dan daun pandan. Cita rasa nasinya sendiri gurih dan beraroma. Lalu nasi ini disajikan bersama aneka lauk, seperti sambal, ikan bilis goreng, kacang, irisan timun, serta telur dadar dan sambal.
Hidangan ini umumnya dimakan saat sarapan, tetapi banyak juga yang menikmatinya siang maupun malam hari?
Tetapi bagaimana jika nasi lemak dinikmati sepanjang hari, mulai dari pagi, siang, malam dalam beberapa kali seminggu? Inilah yang dirasakan oleh seorang pria Malaysia.
Pria anonim tersebut melampiaskan kekesalannya di situs Reddit. Ia mengaku frustasi lantaran istrinya terlalu terobsesi dalam memasak nasi lemak.
Menurut pria itu, nasi lemak memang menjadi hidangan favorit istrinya untuk dimasak. Istrinya juga sering membuat makanan ini setiap kali kehabisan ide untuk memasak, lapor thesun.my (13/1).
Namun tampaknya istri pria tersebut telah membuat nasi lemak secara berlebihan. Pria Malaysia itu mengaku istrinya memasaknya hampir setiap 2 atau 3 hari sekali. Nasi lemak buatan istrinya pun tidak hanya dinikmati saat sarapan, tetapi juga terkadang untuk makan siang, bahkan makan malam.
Dia bercerita awalnya makan nasi lemak sering-sering tidak menjadi masalah. Namun kebiasaan tersebut perlahan mulai berdampak buruk pada kesehatannya.
Ia mengaku terkadang hanya ingin sesuatu sederhana, seperti sup, mi, atau bahkan makanan Barat (western food).
“Tapi aku merasa tidak enak mengeluh karena dia (istrinya) memasak dengan penuh cinta,” ujarnya.
Meski sudah bosan dengan nasi lemak, pria itu masih belum memberitahu keresahan ini kepada istrinya. Ia tidak mau memulai pertengkaran hanya karena makanan.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Unggahannya di Reddit lalu menjadi viral dengan lebih dari 3.000 komentar dari netizen. Mereka juga memberi saran untuk membantu meringankan kesulitan pria ini.
Banyak yang mendorong pasangan tersebut untuk masak bergantian.
“Mungkin kamu bisa menawarkan memasak 2 atau 3 kali seminggu untuk meringankan bebannya? Atau tawarkan untuk berbelanja bahan makanan sehingga kamu bisa memilih makanan yang kamu inginkan,” saran seorang netizen.
Netizen lainnya menyarankan suaminya untuk memberi hidangan atau resep alternatif.
“Kirimkan resep untuk dicoba? Coba masak resep tersebut bersamanya? Jadikan itu kegiatan yang menyenangkan,” ujar netizen lain.
Seorang netizen berkomentar, “Sejujurnya, kamu harus berkomunikasi dengannya jika kamu bosan memakannya 4 hari seminggu.”





