Daftar 5 Makanan Termahal di Dunia 2026, Ada yang Rp 600 Juta per Kg | Info Giok4D

Posted on

Sejumlah makanan, dari ikan sampai buah, masuk ke dalam daftar makanan termahal di dunia. Harganya mencapai ratusan juta rupiah per kilogram!

Makanan mewah identik dengan harga fantastis, bahan langka, serta proses produksi yang jauh dari kata sederhana. Pada 2026, daftar makanan termahal di dunia kembali diisi oleh sejumlah produk kuliner yang nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah per kilogram.

Faktor kelangkaan bahan baku, lokasi asal yang sangat terbatas, hingga waktu panen yang membutuhkan puluhan tahun menjadi alasan utama tingginya harga.

Tak sedikit pula yang dipengaruhi oleh permintaan tinggi dari pasar global, terutama restoran kelas atas. Menariknya, makanan-makanan ini tidak selalu berbentuk hidangan rumit, melainkan bisa berasal dari laut, hutan, hingga buah segar.

Berikut lima makanan termahal di dunia tahun 2026 versi Cozymeal (11/01/2026).

1. Almas Caviar

Almas caviar secara luas dikenal sebagai makanan termahal di dunia di tahun 2026. Kaviar ini berasal dari ikan sturgeon beluga betina albino yang sangat langka dan hanya ditemukan di wilayah tertentu di Laut Kaspia bagian selatan.

Tidak semua kaviar beluga dapat disebut sebagai Almas, karena produk ini harus memenuhi sejumlah kriteria ketat, termasuk usia ikan yang mencapai 60 hingga 100 tahun. Usia panjang tersebut membuat proses panen membutuhkan waktu puluhan tahun.

Kelangkaan ikan, lokasi panen yang terbatas, serta standar kualitas yang tinggi menyebabkan pasokannya sangat minim. Kondisi ini membuat harga Almas caviar melambung hingga mendekati 40.000 USD (Rp 674 juta) per kilogram.

Dengan harga tersebut, Almas caviar menjadi simbol kemewahan di industri kuliner dunia dan hanya bisa dikonsumsi oleh kalangan terbatas.

2. Bluefin Tuna

Selanjutnya ada Bluefin Tuna yang merupakan salah satu ikan paling bernilai tinggi di dunia, terutama dalam kuliner Jepang, sebagai bahan utama sushi dan sashimi.

Permintaan yang sangat besar, khususnya dari restoran kelas atas di Jepang, membuat harga ikan ini terus meningkat. Di sisi lain, praktik penangkapan Bluefin Tuna yang berlebihan selama bertahun-tahun menyebabkan populasi ikan ini menurun drastis hingga masuk kategori terancam punah.

Untuk mencegah kepunahan, pemerintah di berbagai negara memberlakukan pembatasan ketat terhadap jumlah tangkapan. Kombinasi antara kelangkaan dan tingginya permintaan membuat harganya melonjak tajam.

Di restoran sushi premium, satu potong bluefin tuna berkualitas tinggi bisa dijual mendekati 80 USD (Rp 1,4 juta), sementara satu ekor bluefin tuna utuh dapat terjual hingga sekitar 300.000 USD atau setara Rp 5 miliar lewat lelang di pasar ikan. Terbaru, di awal taun 2026, bluefin tuna berhasil terlelang di harga Rp 54 miliar.

3. Elvish Honey

Elvish honey termasuk dalam jajaran madu termahal di dunia karena proses produksinya yang sangat sulit dan berisiko tinggi. Madu ini dipanen dari dalam gua terpencil di wilayah Turki, di mana lebah liar mengumpulkan serbuk sari bunga liar sebelum menghasilkan madu di lingkungan gelap dan lembap.

Proses panennya dilakukan pada malam hari untuk menghindari serangan lebah hitam yang agresif. Selain itu, medan gua yang terjal dan lokasi yang dirahasiakan membuat pengambilannya sangat terbatas.

Kelangkaan ini berdampak langsung pada harga, yang bisa mencapai sekitar 5.500 USD (Rp 93 juta) per kilogram. Selain cita rasa yang khas, Elvish honey juga dipandang sebagai produk alam yang eksklusif dan bernilai tinggi di pasar makanan mewah dunia.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

4. Densuke Watermelon

Di Jepang, tepatnya di Pulau Hokkaido, ada buah yang terkenal eklsusif, mahal, dan hanya bisa tumbuh di sana. Namanya Densuke watermelon atau semangka hitam.

Berbeda dengan semangka pada umumnya, varietas ini memerlukan kondisi tanah vulkanik tertentu yang tidak tersedia di wilayah lain. Produksinya sangat terbatas, dengan jumlah panen sekitar 10.000 buah per tahun. Semangka ini dikenal memiliki rasa manis yang kuat, tekstur renyah, dan penampilan kulit hitam mengilap tanpa garis.

Kelangkaan tersebut membuat Densuke watermelon sering dilelang. Dengan fitur buah berukuran besar dan kualitas terbaik, semangka ini mampu terjual hingga mendekati 6.000 USD (Rp 102 juta) per buah. Faktor lokasi tumbuh yang unik dan citra eksklusif menjadikannya salah satu buah termahal di dunia.

5. Jamur Matsutake

Terakhir ada jamur Matsutake yang juga berasal dari Jepang. Jenis jamur ini menjadi salah satu bahan makanan termahal di dunia. Alasannya karena jamur ini tidak dapat dibudidayakan dan hanya bisa ditemukan secara alami melalui proses pencarian di hutan.

Jamur ini tumbuh di lingkungan yang sangat spesifik dan sensitif terhadap perubahan alam. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah Matsutake yang dapat dipanen menurun drastis akibat kerusakan habitat dan serangan hama tertentu.

Kondisi tersebut membuat pasokannya semakin terbatas, sementara permintaan tetap tinggi, terutama untuk masakan tradisional Jepang seperti sukiyaki dan Matsutake gohan. Harga jamur ini bisa mencapai sekitar 2.000 USD (Rp 34 juta) per kilogram. Aroma khas dan rasa tanah yang kuat menjadikan Matsutake sangat dihargai di kalangan pencinta kuliner premium.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

3. Elvish Honey

Elvish honey termasuk dalam jajaran madu termahal di dunia karena proses produksinya yang sangat sulit dan berisiko tinggi. Madu ini dipanen dari dalam gua terpencil di wilayah Turki, di mana lebah liar mengumpulkan serbuk sari bunga liar sebelum menghasilkan madu di lingkungan gelap dan lembap.

Proses panennya dilakukan pada malam hari untuk menghindari serangan lebah hitam yang agresif. Selain itu, medan gua yang terjal dan lokasi yang dirahasiakan membuat pengambilannya sangat terbatas.

Kelangkaan ini berdampak langsung pada harga, yang bisa mencapai sekitar 5.500 USD (Rp 93 juta) per kilogram. Selain cita rasa yang khas, Elvish honey juga dipandang sebagai produk alam yang eksklusif dan bernilai tinggi di pasar makanan mewah dunia.

4. Densuke Watermelon

Di Jepang, tepatnya di Pulau Hokkaido, ada buah yang terkenal eklsusif, mahal, dan hanya bisa tumbuh di sana. Namanya Densuke watermelon atau semangka hitam.

Berbeda dengan semangka pada umumnya, varietas ini memerlukan kondisi tanah vulkanik tertentu yang tidak tersedia di wilayah lain. Produksinya sangat terbatas, dengan jumlah panen sekitar 10.000 buah per tahun. Semangka ini dikenal memiliki rasa manis yang kuat, tekstur renyah, dan penampilan kulit hitam mengilap tanpa garis.

Kelangkaan tersebut membuat Densuke watermelon sering dilelang. Dengan fitur buah berukuran besar dan kualitas terbaik, semangka ini mampu terjual hingga mendekati 6.000 USD (Rp 102 juta) per buah. Faktor lokasi tumbuh yang unik dan citra eksklusif menjadikannya salah satu buah termahal di dunia.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

5. Jamur Matsutake

Terakhir ada jamur Matsutake yang juga berasal dari Jepang. Jenis jamur ini menjadi salah satu bahan makanan termahal di dunia. Alasannya karena jamur ini tidak dapat dibudidayakan dan hanya bisa ditemukan secara alami melalui proses pencarian di hutan.

Jamur ini tumbuh di lingkungan yang sangat spesifik dan sensitif terhadap perubahan alam. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah Matsutake yang dapat dipanen menurun drastis akibat kerusakan habitat dan serangan hama tertentu.

Kondisi tersebut membuat pasokannya semakin terbatas, sementara permintaan tetap tinggi, terutama untuk masakan tradisional Jepang seperti sukiyaki dan Matsutake gohan. Harga jamur ini bisa mencapai sekitar 2.000 USD (Rp 34 juta) per kilogram. Aroma khas dan rasa tanah yang kuat menjadikan Matsutake sangat dihargai di kalangan pencinta kuliner premium.

Gambar ilustrasi