Anti Basi! Begini Cara Masak Sambal yang Tahan Lama

Posted on

Sambal menjadi pelengkap hidangan khas Indonesia yang populer. Jika ingin menyetok sambal, kamu bisa mengikuti tips masak sambal anti basi dan bertahan lama.

Sambal merupakan makanan khas Indonesia yang memiliki berbagai jenis, tergantung pada karakteristik dan daerah asalnya. Paling populer adalah jenis sambal merah yang bisa dijadikan dasar bumbu atau pelengkap hidangan dengan tambahan terasi.

Sebagian orang ada yang menyetok sambal untuk santapan sehari-hari. Biasanya mereka menyimpannya dalam wadah kedap udara dan dibekukan dalam freezer.

Namun, perhatikan juga proses memasak sambal agar lebih tahan lama dan tak cepat basi. Mulai dari pemilihan bahan hingga penyimpanan.

Kunci utama dalam pembuatan sambal yang tahan lama harus menggunakan bahan-bahan segar. Selain itu, pastikan bahan baku dalam kondisi bersih.

Jadi, penting untuk mencuci bersih bahan baku sambal sebelum mengolahnya. Sebaiknya menggunakan air mengalir agar kotoran yang menempel bisa terhempas merata.

Setelah bahan utama sambal dicuci bersih, langsung direbus atau disangrai terlebih dahulu. Umumnya direbus sampai melunak, lalu diulek manual atau dihaluskan dengan blender atau chopper.

Jika sambal telah siap jangan langsung disimpan dalam wadah. Goreng sambal yang telah dihaluskan dengan menumisnya sampai keluar minyak. Prosesnya sekitar 7-10 menit.

Saat sambal sudah matang, jangan langsung menaruhnya di wadah. Sebaiknya didiamkan terlebih dahulu sampai dingin (suhu ruang).

Masukkan dalam wadah kedap udara, bisa berbahan plastik ataupun kaca lalu tutup sampai rapat. Agar tak cepat basi, jangan terlalu sering mengaduk sambal yang telah dipindahkan ke wadah.

Saat menyetok sambal, simpan ke dalam freezer agar semakin tahan lama. Sambal hanya bertahan 1 hari saja dalam suhu ruang.

Berikut 3 tips masak sambal anti basi:

1. Pilih bahan yang segar

2. Proses memasak sambal

3. Simpan dalam wadah tertutup