Rebung enak diolah jadi gulai hingga isian lumpia. Tak sekadar pelengkap hidangan, rebung ternyata tergolong superfood. Konsumsi tunas bambu ini membawa banyak khasiat sehat.
Rebung kerap dianggap sebagai pelengkap masakan biasa, padahal tunas muda bambu ini menyimpan banyak manfaat kesehatan. Bahkan, rebung disebut-sebut sebagai superfood yang selama ini luput dari perhatian.
Menurut laporan New York Post (19/1), rebung sebenarnya sudah lama digunakan dalam berbagai masakan Asia, tetapi belum banyak disorot sebagai bahan pangan bernutrisi tinggi. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa rebung memiliki potensi besar untuk mendukung kesehatan tubuh jika diolah dengan benar.
Salah satu manfaatnya adalah kemampuan rebung untuk mengontrol kadar gula darah. Rebung berpotensi membantu menurunkan kadar gula, sehingga dapat membantu pencegahan dan pengelolaan diabetes. Selain itu, bahan ini juga dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol jahat atau LDL, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Tak hanya itu, rebung juga dikenal baik untuk pencernaan. Kandungan serat alaminya membantu melancarkan kerja usus dan menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Di sisi lain, rebung juga memiliki sifat anti-inflamasi atau antiperadangan, yang dapat membantu melindungi tubuh dari risiko penyakit kronis.
Dari segi kandungan gizi, rebung mengandung berbagai nutrisi penting, seperti serat, asam amino, serta mineral seperti kalium dan tembaga. Selain itu, rebung juga mengandung vitamin B6 dan vitamin E yang berperan dalam mendukung fungsi tubuh sehari-hari. Menariknya, setiap bagian rebung memiliki keunggulan masing-masing.
Bagian atasnya cenderung tinggi protein dan mineral, sementara bagian bawah kaya serat dan gula alami. Rebung juga cukup fleksibel untuk diolah.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Selain dimasak sebagai sayur atau isian masakan, rebung bahkan bisa menjadi bubuk dan dicampurkan ke dalam produk makanan lain, seperti mi, untuk meningkatkan nilai gizinya sekaligus menurunkan kadar lemak.
Meski begitu, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan. Rebung tidak boleh dikonsumsi mentah. Bahan ini mengandung senyawa alami yang bisa berbahaya jika tidak diolah dengan benar. Karena itu, rebung harus direbus atau dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
Meski hasil penelitian awal terlihat menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa masih diperlukan riset lanjutan untuk memahami manfaat rebung secara mendalam.






