Singapura dikenal sebagai negara dengan biaya hidup tinggi. Tak heran kisaran gaji manajer restoran di Singapura capai ratusan juta rupiah!
Sebuah video wawancara yang diunggah kreator konten asal China yang berbasis di Singapura, Xavier (@xavierczh), mendadak menyita perhatian publik.
Dilansir dari Mothersip (23/01/2026), video tersebut menampilkan keseharian seorang wanita yang bekerja sebagai manajer restoran di kawasan Chinatown, Singapura. Video ini sudah ditonton lebih dari 509.000 kali di Instagram.
Konten tersebut awalnya dibuka dengan pertanyaan sederhana yang diajukan Xavier kepada narasumbernya, “Berapa penghasilan Anda dalam sebulan?”
Jawaban wanita bernama Zhang Lin itu langsung mengundang rasa penasaran. Ia mengaku memperoleh penghasilan sekitar 8.000 dolar Singapura per bulan atau setara dengan Rp 106 juta.
Zhang, yang berusia 29 tahun, menjelaskan bahwa dirinya sudah bekerja sebagai manajer restoran di Singapura selama kurang lebih satu tahun.
Sebelumnya, ia bekerja di sektor properti di China. Namun, perlambatan pasar membuatnya memutuskan untuk mencari peluang kerja di luar negeri.
“Dulu saya bekerja di bidang real estate di China, tetapi karena kondisi pasar melambat, saya memutuskan untuk pindah ke Singapura untuk mencari nafkah,” ujar Zhang dalam video tersebut.
Zhang kemudian mengajak Xavier ke tempat kerjanya, sebuah restoran bernama Gunkee Claypot yang menyajikan aneka hidangan khas Hunan dengan wadah tanah liat.
Meski saat itu baru pukul 17.25 waktu setempat, antrean pengunjung tampak sudah mengular di depan restoran. Zhang menyebutkan bahwa restoran tersebut sudah beroperasi hampir satu tahun dan berada di lokasi dengan biaya sewa yang tinggi.
Saat berbincang di dalam restoran, Xavier menanyakan alasan di balik gaji tinggi seorang manajer restoran. Menanggapi hal itu, Zhang menjelaskan bahwa pihak restoran sengaja menetapkan standar gaji yang lebih baik untuk menjaga kesejahteraan karyawan.
“Kami ingin memberikan upah yang lebih tinggi agar staf merasa dihargai, termotivasi, dan pelayanan kepada pelanggan bisa maksimal,” jelasnya.
Ia juga membandingkan pekerjaannya saat ini dengan profesi lamanya, seraya menyebut bahwa pekerjaan di restoran menuntut fisik yang lebih berat.
Menanggapi hal ini banyak netizen ikut berkomentar dan mengatakan untuk ukuran di Singapura, gaji tersebut sudah cukup tinggi untuk posisi manajer restoran.
“Yang saya lihat kini semakin banyak orang China kerja di Singapura. Mungkin karena peluang dan gajinya lebih besar di sini,” komen salah satu netizen.
“Menurut saya gaji itu sepadan dengan pekerjaan yang ditanggung sebagai manajer restoran, dengan kondisi restoran selalu ramai,” pungkas netizen lainnya.






