Punya kebiasaan ngemil hingga rajin begadang, wanita berusia 101 tahun asal China ini tetap fit dan sehat di usia yang sudah masuk satu abad. Ini kisahnya!
Seorang perempuan berusia 101 tahun asal Wenzhou, China, membagikan kisah hidupnya yang mencuri perhatian publik karena dianggap bertolak belakang dengan anjuran gaya hidup sehat pada umumnya.
Dilansir dari Mirror UK (21/01/2026), Jiang Yueqin, yang masih memiliki gigi lengkap di usianya yang telah melewati satu abad, justru mengaitkan rahasia umur panjangnya dengan kebiasaan yang kerap dianggap buruk oleh banyak orang. Ia hobi tidur larut malam atau begadang dan makan camilan tengah malam.
Jiang mengaku sebagai seorang ‘night owl’ atau orang yang lebih yang aktif pada malam hari. Ia terbiasa begadang hingga pukul 02.00 dini hari sambil menonton televisi, lalu menikmati camilan seperti keripik atau biskuit jika merasa lapar.
Dalam kesehariannya, Jiang hanya makan 2 kali sehari, yakni saat menjelang siang dan sekitar pukul 18.00. Pada pagi hari ia awali dengan minum secangkir teh hijau hangat sebelum beraktivitas.
Putrinya, Yao Songping, menggambarkan sang ibu memiliki rutinitas yang tidak biasa.
“Ibu saya seperti remaja, benar-benar aktif di malam hari. Ia tidur larut dan bangun dengan sendiri sekitar pukul 10 pagi. Sarapan dan makan siangnya digabung, lalu makan malam sekitar pukul 6 sore,” ujar Yao.
Ia menambahkan, meski tidur larut, kualitas tidur ibunya sangat baik. “Begitu berbaring, ia bisa langsung tertidur tidak perlu menunggu lama,” ujar sang anak.
Kebiasaan tersebut mulai terbentuk beberapa tahun lalu setelah Jiang mengalami kecelakaan yang melukai tangannya. Sejak itu, keluarga mengambil alih sebagian besar pekerjaan rumah.
Minimnya aktivitas fisik pada siang hari membuat Jiang lebih sering tidur di siang hari dan sulit tidur lebih awal pada malam hari. Televisi kemudian menjadi teman setianya hingga larut.
Di balik kebiasaan itu, Jiang dikenal memiliki nafsu makan yang baik dan gemar menyantap kue berbahan kastanye. Ia juga dikenal memiliki sikap yang positif. Menurut Yao, ibunya jarang marah dan tidak menyimpan dendam.
“Yang terpenting adalah pola pikirnya. Ia tidak mudah tersinggung dan tidak memikirkan hal-hal secara berlebihan. Bisa dibilang, ia menjalani hidup dengan sangat lapang,” katanya.
Meski telah lama menjanda, Jiang tetap aktif bepergian bersama anak dan cucunya. Dalam dua tahun terakhir, ia sudah mengunjungi lebih dari 20 kota di China.
Bagi Jiang, makan dengan cukup, tidur dengan tenang, menikmati teh hijau setiap hari, dan menjaga ketenangan batin menjadi bagian penting dari hidup panjang yang ia jalani.






