Efeknya Serius! Wanita Ini Alami Gagal Ginjal karena Minum Boba Tiap Hari

Posted on

Seorang perempuan 26 tahun alami kerusakan ginjal parah akibat kebiasaan minum teh boba atau bubble tea setiap hari. Begini kronologinya!

Kebiasaan minum minuman manis untuk meredakan stres ternyata bisa berujung fatal, seperti yang dialami oleh seorang perempuan asal Taiwan.

Perempuan 26 tahun tersebut mengalami kerusakan ginjal parah setelah rutin mengonsumsi bubble tea atau boba setiap hari demi menghadapi tekanan kerja.

Mengutip laporan media setempat, perempuan tersebut diketahui minum dua gelas bubble tea setiap hari selama sekitar enam bulan.

Minuman manis itu menjadi pelariannya dari stres kerja, ditambah pola hidup yang kurang sehat karena sering berangkat pagi dan pulang larut malam demi mengejar target pekerjaan.

Seiring waktu, tubuhnya mulai menunjukkan tanda-tanda tidak biasa. Wajahnya kerap terlihat membengkak, namun kondisi itu ia anggap sebagai dampak kurang tidur.

Ia tak menyadari bahwa tubuhnya sedang memberi sinyal bahaya serius. Situasi berubah drastis ketika ia tiba-tiba merasa sulit bernapas saat lembur di kantor.

Ia menggambarkan kondisinya seperti ‘paru-paru terasa tenggelam’ dan terpaksa dilarikan ke unit gawat darurat oleh rekan kerjanya, lapor Weird Kaya (19/1).

Dokter spesialis ginjal, Dr Hong Yong Xiang, kemudian memeriksa hasil tes darah pasien tersebut. Hasilnya mengejutkan. Sekitar 70 persen fungsi ginjalnya telah rusak.

Kondisi itu menyebabkan limbah metabolisme menumpuk di dalam darah dan cairan masuk ke paru-paru, sehingga memicu sesak napas berat.

“Kondisi ginjalnya sudah berhenti bekerja, racun menumpuk di tubuh dan cairan membanjiri paru-paru,” jelas Dr Hong kepada keluarga pasien.

Tim medis pun harus memasang alat bantu napas dan melakukan cuci darah darurat untuk menyelamatkan nyawanya.

Dokter kemudian menyampaikan kabar pahit bahwa pasien didiagnosis gagal ginjal stadium akhir dan harus menjalani dialisis seumur hidup.

Mengenang momen tersebut, Dr Hong mengatakan, “Wajahnya pucat seperti sprei rumah sakit, ia dan ibunya langsung menangis.”

Pasien bahkan sempat bertanya dengan penuh kebingungan, “Saya hanya suka minum minuman manis dan begadang. Saya masih muda, kenapa ginjal saya bisa rusak seperti ini?”

Pemeriksaan lanjutan mengungkap bahwa ia sebenarnya sudah menunjukkan tanda protein tinggi dalam urine sejak beberapa tahun sebelumnya, sebuah peringatan dini gangguan ginjal yang tak ditindaklanjuti.

Kondisinya diperparah oleh kebiasaan begadang dan konsumsi minuman manis berlebihan.

Dr Hong menegaskan bahwa konsumsi minuman bergula berlebih menjadi salah satu penyebab utama gagal ginjal pada usia muda.

Faktor lain yang memperberat risiko antara lain kurang tidur, diet tinggi protein ekstrem, penyalahgunaan obat pereda nyeri, serta pola makan tinggi garam dan makanan olahan.

Ia mengingatkan, “Gagal ginjal adalah penyakit senyap. Tidak terasa sakit sampai 70 persen fungsinya rusak.”

Pesannya pun tegas, “Ginjal tidak punya cadangan. Kurangi minuman manis dan biasakan minum air putih.”

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi