Gegara tak paham bahasa dalam menu, ada tamu restoran yang salah pesan makanan. Mereka berujung ngamuk karena merasa dijebak memesan daging babi.
Daftar menu yang dituliskan pada sebuah restoran tentu mengacu pada konsep dan kebijakan yang ditetapkan. Penting bagi pelanggan untuk bertanya kepada pekerja restoran jika tak paham makanan yang hendak dipesan.
Apalagi jika memiliki aturan ketat terhadap asupan makanan. Baik karena kondisi kesehatan ataupun larangan dari agama yang dianut.
Jangan sampai berujung seperti pelanggan yang tiba-tiba mengamuk ini. Dilansir dari Twisted Sifter, (16/1/2026), seorang pelayan bercerita atas kejadian aneh yang dialaminya.
Suatu hari ia yang bekerja seperti biasa kedatangan tiga orang tamu. Salah satu menu yang dipesan saat itu adalah pasta dengan kandungan prosciutto.
Dalam bahasa Italia, prosciutto berarti ham atau daging babi yang dikeringkan. Namun karena tamu tersebut tak mengerti bahasa Italia mereka memesan begitu saja.
Sesaat setelah makanan disajikan, tamu yang memesan pasta protes dan langsung marah-marah. Ia merasa kesal karena merasa dibohongi dan tak diberi tahu adanya kandungan babi dalam makanannya.
Tamu tersebut mengungkapkan ia tak bisa makan daging babi karena agama yang dianutnya. Perdebatan terjadi antara keduanya, pelayan dianggap menjebak.
Pelayan yang merahasiakan identitasnya mengatakan bahwa tamu yang dilayani marah karena tidak ada kata ‘bacon’ yang dianggap mengecoh. Padahal pelayan itu sendiri telah menjelaskan kepada tamunya arti kata prosciutto yang memang selayaknya digunakan di restoran Italia.
Perseteruan ini lantas memicu reaksi netizen. Sebagian menganggap tamu tersebut juga memiliki andil besar dalam memilih makanannya sendiri.
“Istilah prosciutto digunakan juga di supermarket. Orang yang menghindari makan babi pasti mengerti istilah tersebut. Bahkan sekarang sudah diterapkan sebagai bagian bahasa Inggris,” tulis salah satu netizen.
“Siapa yang tidak mengerti prosciutto? Seseorang tak perlu bisa berbahasa Italia untuk mengetahuinya, istilah untuk daging tersebut kini sangat populer digunakan,” timpal netizen lain.






