Sambal Bebas Ambil, Lalapan di WGP Ini Jadi Langganan Hotman Paris

Posted on

Di area kuliner Wisma Gading Permai, Kelapa Gading ada tempat makan lalapan yang enak. Bahkan pengacara Hotman Paris saja jadi langganan di sini!

Makan lalapan atau nasi dengan beragam lauk pauk juga terkenal sebagai destinasi kulineran malam di Kelapa Gading. Salah satunya ditawarkan oleh Warung Tarra.

Warung tenda di area kuliner Wisma Gading Permai (WGP) ini selalu ramai pembeli. William, selaku pemiliknya, mengungkap pengacara kondang Hotman Paris saja cukup sering datang ke warungnya.

Warung Tarra menawarkan varian menu komplet. Mulai dari soto, sop, hingga lalapan bisa dipilih untuk menu santap keluarga di sini.

Warung Tarra dimiliki dan dikelola oleh William, sosok yang terjun langsung mengembangkan usahanya sejak awal. Sudah hampir empat tahun Warung Tara berdiri dan menjadi bagian dari pilihan kuliner malam area WGP.

Sejak awal, William tidak hanya fokus pada jualan, tetapi juga pada bagaimana membuat pelanggan merasa nyaman dan puas. Ia memahami bahwa warung makan bukan sekadar soal rasa, melainkan juga pengalaman.

“Jadi udah hampir 4 tahun awal-awal kita jual itu soto, sop, sama oseng. Karena pertumbuhan customer yang makankan pengennya kan kadang datangnya sama keluarga, sama anak-anak. Jadi kalau cuma soto, sop, dan oseng kurang puas. Jadi kita bikin variasi lagi,” ujar William saat ditemui oleh infoFood di Warung Tarra Tenda WGP (13/1/2026).

Nama Warung Tara semakin dikenal luas setelah beberapa kali dikunjungi oleh Hotman Paris. Bahkan, di warung ini terpampang spanduk yang menyebutkan bahwa Bang Hotman sering makan di sana.

Ada satu menu yang disebut William menjadi makanan favorit Hotman Paris, yaitu sop kaki. Hotman Paris yang diungkap tak makan daging sapi sudah datang sebanyak tiga kali untuk makan di Warung Tarra.

“Jadi pas pertama kali datang itu kita juga kaget. Dia turun dari mobilnya, nggak pakai lihat-lihat langsung saja masuk dan duduk di sini. Pesan sop kaki,” lanjut William.

Salah satu daya tarik utama Warung Tara adalah sambalnya. Dalam sehari, warung ini bisa menghabiskan 14-15 kilogram cabai, terdiri dari rawit merah, rawit hijau, dan cabai merah besar.

Tersedia lima jenis sambal yaitu sambal terasi, sambal bawang, sambal matah, sambal hijau, dan sambal dadak. Di sini pengunjung yang datang dibebaskan mengambil sambal, lalapan, nasi putih, serta es teh tawar sepuasnya.

Khusus untuk sambal dadak, demi mempertahankan kesegarannya, sambalnya baru ditumbuk saat warung buka. Dari kelima jenis sambal tersebut adalah sambal dadak dan sambal bawang yang paling pedas dengan level pedas garuk.

Kelima sambalnya cocok untuk dipadukan bersama varian lauk pauk yang tersaji di sini. Jika tak terlalu suka rasa pedas bisa memilih sambal hijau atau sambal matah yang kesan rasanya lebih pedas segar.

Menu lalapan seperti ayam goreng atau bakar, ikan goreng, serta jeroan goreng jadi menu andalan di sini. Untuk menu ayam, Warung Tarra secara khusus menggunakan ayam pejantan guna menyesuaikan selera pasar.

“Kalau untuk ayam itu kita pakai ayam pejantan, soalnya ayam broiler terlalu besar. Pelanggan kurang suka. Ada dua jenis ayamnya, ayam ungkep dan ayam kalasan yang boleh digoreng atau mau dibakar,” jelas William.

Pilihan menu ikannya juga tak kalah enak. Kami memesan seekor ikan nila. Setelah disajikan teksturnya lembut di dalam dan renyah di luar serta sentuhan rasa manis yang menandakan ikan masih benar-benar segar.

Pilihan lauk lain seperti kulit cabe garam, susu goreng, paruh, hingga kuah sop dan soto bisa dipesan di sini. Jika datang dalam kondisi lapar, dijamin sulit untuk menahan diri tak kalap menambah nasi.

Harga yang dibanderol per lauknya mulai dari Rp 5.000an, juga tersedia menu paket mulai Rp 32.000an. Ciri khas citarasa seperti buatan rumahan menjadi yang paling berkesan bagi pelanggannya.

Kalau datang ke sini upayakan lebih awal karena Warung Tarra buka mulai pukul 18.00 – 22.00 WIB. Tak jarang lauk pauknya sudah habis lebih awal.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh infoFood? Kirim email ke .

Berdiri Sejak 4 Tahun Silam

Langganan Hotman Paris

Ciri Khas Lalapan Warung Tarra

Menu yang Variatif dan Cita Rasa Bikin Nyaman

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Salah satu daya tarik utama Warung Tara adalah sambalnya. Dalam sehari, warung ini bisa menghabiskan 14-15 kilogram cabai, terdiri dari rawit merah, rawit hijau, dan cabai merah besar.

Tersedia lima jenis sambal yaitu sambal terasi, sambal bawang, sambal matah, sambal hijau, dan sambal dadak. Di sini pengunjung yang datang dibebaskan mengambil sambal, lalapan, nasi putih, serta es teh tawar sepuasnya.

Khusus untuk sambal dadak, demi mempertahankan kesegarannya, sambalnya baru ditumbuk saat warung buka. Dari kelima jenis sambal tersebut adalah sambal dadak dan sambal bawang yang paling pedas dengan level pedas garuk.

Kelima sambalnya cocok untuk dipadukan bersama varian lauk pauk yang tersaji di sini. Jika tak terlalu suka rasa pedas bisa memilih sambal hijau atau sambal matah yang kesan rasanya lebih pedas segar.

Menu lalapan seperti ayam goreng atau bakar, ikan goreng, serta jeroan goreng jadi menu andalan di sini. Untuk menu ayam, Warung Tarra secara khusus menggunakan ayam pejantan guna menyesuaikan selera pasar.

“Kalau untuk ayam itu kita pakai ayam pejantan, soalnya ayam broiler terlalu besar. Pelanggan kurang suka. Ada dua jenis ayamnya, ayam ungkep dan ayam kalasan yang boleh digoreng atau mau dibakar,” jelas William.

Pilihan menu ikannya juga tak kalah enak. Kami memesan seekor ikan nila. Setelah disajikan teksturnya lembut di dalam dan renyah di luar serta sentuhan rasa manis yang menandakan ikan masih benar-benar segar.

Pilihan lauk lain seperti kulit cabe garam, susu goreng, paruh, hingga kuah sop dan soto bisa dipesan di sini. Jika datang dalam kondisi lapar, dijamin sulit untuk menahan diri tak kalap menambah nasi.

Harga yang dibanderol per lauknya mulai dari Rp 5.000an, juga tersedia menu paket mulai Rp 32.000an. Ciri khas citarasa seperti buatan rumahan menjadi yang paling berkesan bagi pelanggannya.

Kalau datang ke sini upayakan lebih awal karena Warung Tarra buka mulai pukul 18.00 – 22.00 WIB. Tak jarang lauk pauknya sudah habis lebih awal.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh infoFood? Kirim email ke .

Ciri Khas Lalapan Warung Tarra

Menu yang Variatif dan Cita Rasa Bikin Nyaman

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi