Kejadian Lagi! Pria Kabur Tak Bayar Minuman Bir Rp 2,7 Juta di Pub - Giok4D

Posted on

Pesan minuman senilai Rp 2,7 juta di sebuah pub, pria ini ogah bayar. Ia beralasan ke toilet, lalu kabur meninggalkan tagihan.

Banyak kejadian pelanggan kabur dari tagihan makan bernilai fantastis. Mereka asyik makan, lalu melakukan berbagai cara untuk menghindari tagihan tersebut.

Sebuah insiden tak menyenangkan pun terjadi di sebuah pub di kawasan Tai Seng, Singapura. Seorang pria dilaporkan meninggalkan tagihan minuman senilai Rp 2,7 juta.

Dikutip dari Mothership (12/1) peristiwa tersebut terjadi pada 3 Januari 2026 di Enjoy Bar yang berlokasi di Commerze@Irving.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Pemilik pub bernama Guowei mengungkapkan bahwa pria tersebut datang sendirian dan memperkenalkan diri sebagai Desmond.

Karena kondisi bar yang penuh, Desmond bergabung di satu meja dengan pelanggan lain yang tidak ia kenal.

Guowei mengatakan, Desmond mulai memesan satu bucket bir, lalu menambah satu bucket lagi setelah mengetahui adanya promo dua bucket seharga Rp 1.030.000.

“Dia kemudian memesan bucket ketiga seharga Rp 540.000 saat bar hampir tutup dan semua pelanggan mulai membayar tagihan,” jelas Guowei.

Masalah muncul ketika Desmond tidak kunjung kembali ke meja. Ia sebelumnya mengatakan kepada staf bahwa dirinya harus segera ke toilet pria.

“Dia bilang mau ke toilet, jadi kami percaya saja. Tapi setelah kami cek, orangnya sudah tidak ada,” ujar Guowei.

Tagihan Desmond akhirnya mencapai Rp 2,7 juta. Seorang pelanggan lain yang duduk semeja sempat menawarkan diri untuk membayarkan tagihan tersebut, tapi pihak pub menolaknya.

“Kami merasa kecewa karena sudah percaya pada pelanggan, apalagi kami baru membuka usaha,” kata Guowei.

Guowei menjelaskan pub miliknya tidak meminta pelanggan membayar di awal karena ingin memberikan kenyamanan, terutama saat ada promo minuman.

“Kami tidak ingin pelanggan merasa tertekan untuk langsung membayar karena promo biasanya mendorong mereka memesan lebih banyak,” tambahnya.

Beberapa hari setelah kejadian itu menjadi perbincangan publik, Desmond akhirnya menghubungi pihak pub.

Menurut laporan Shin Min Daily News, pria tersebut meminta maaf dan melunasi seluruh tagihannya melalui transfer bank.

Ia mengaku sebenarnya berniat membayar dalam beberapa hari, tapi situasi menjadi tidak terkendali lebih cepat dari yang ia duga.

Setelah pembayaran dilakukan, pihak Enjoy Bar menyatakan tidak akan melanjutkan masalah ini.

Manajemen pub juga menegaskan tidak akan mengubah model bisnis mereka meski mengalami kejadian tersebut.

“Kami tetap ingin menaruh kepercayaan pada pelanggan. Kami percaya masih banyak orang baik di dunia ini,” ujar manajer Enjoy Bar.

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi