Nggak Cuma Balut, Ini 7 Makanan Ekstrem Filipina yang Bikin Bergidik!

Posted on

Di Filipina, kuliner ekstrem yang populer tak hanya balut. Ada juga olahan darah hingga hewan yang difermentasi hingga hampir busuk.

Selain karena pemandangan alam dan budayanya, Filipina memiliki kuliner yang unik. Salah satunya kuliner ekstrem seperti balut.

Sajian telur yang hampir menetas ini menarik perhatian foodies dunia untuk berlomba mencicipinya. Ternyata di Filipina, balut bukan satu-satunya kuliner ekstrem yang populer.

Ada juga beberapa kuliner ekstrem lain yang kalah digemari masyarakatnya. Mulai dari olahan darah hingga kerang yang difermentasi hingga hampir busuk.

Balut merupakan telur bebek yang sudah dibuahi dan berkembang selama 14-21 hari. Di dalamnya sudah terdapat embrio unggas yang kemudian direbus dan dimakan langsung dari cangkangnya.

Bagi orang Filipina, balut adalah jajanan kaki lima klasik. Namun bagi wisatawan, penampilan embrio bebek lengkap dengan tulang dan fitur tubuh di dalam telur membuatnya terlihat ekstrem.

Dinuguan adalah semur daging babi yang dimasak dengan darah sebagai bahan utamanya. Hidangan ini menghasilkan kuah berwarna hitam pekat yang dalam dan penuh cita rasa.

Kata “dinuguan” berasal dari dugo, yang dalam bahasa Filipina berarti darah. Hidangan ini sering disajikan dengan puto (kue nasi kukus kecil) sebagai pendampingnya.

Chicharon bulaklak terdengar cantik secara harfiah, karena “bulaklak” berarti bunga. Namun namanya justru bertolak belakang dengan bahan yang digunakan.

Bulaklak terbuat dari lapisan jaringan tipis bagian usus babi. Ketika digoreng, jajanan ini akan mengembang sehingga dianggap berbentuk seperti bunga.

Adobong kamaru merupakan versi adobo yang paling tidak konvensional. Adobong, makanan khas Filipina, biasanya dibuat dari ayam dan atau babi.

Namun khusus untuk adobong kamaru menggunakan belalang tanah, yaitu salah satu jenis serangga yang banyak ditemukan di Filipina. Kamaru sendiri adalah makanan khas dari Pampanga, sebuah provinsi yang dikenal sebagai pusat kuliner eksperimental di Filipina.

Soup Number Five atau Soup No. 5 adalah salah satu hidangan paling unik dalam daftar ini karena bahan utamanya adalah alat kelamin banteng. Penis banteng sebelumnya akan direbus sampai benar-benar empuk.

konon menu ini diberi nama angka lima untuk menyamarkan isi sebenarnya bagi pengunjung yang mungkin merasa jijik. Soup No. 5 bahkan dipercaya sebagai afrodisiak oleh sebagian masyarakat.

Tamilok bukanlah ulat atau cacing. Hewan ini melainkan sejenis kerang air asin yang hidup di kayu yang membusuk di hutan bakau.

Pengalaman mencicipi tamilok sering digambarkan seperti menikmati tiram. Teksturnya terbilang lembut dan sedikit licin, dengan rasa yang lebih manis dan lebih creamy dibandingkan kerang biasanya.

Etag adalah daging babi yang diasinkan dan dikeringkan atau diasap di bawah sinar matahari selama beberapa minggu. Proses tradisional ini sering kali membuat daging terpapar lalat dan munculnya belatung.

Proses pembuatannya pasti terdengar ekstrem. Namun hasil akhirnya adalah daging yang sangat kaya rasa dan tahan lama untuk disimpan dengan durasi panjang.

Berikut ini 7 olahan makanan ekstrem asal Filipina:

1. Balut

2. Dinuguan

3. Chicharon Bulaklak

4. Adobong Kamaru

5. Sup Nomor 5

6. Tamilok

7. Etag

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Chicharon bulaklak terdengar cantik secara harfiah, karena “bulaklak” berarti bunga. Namun namanya justru bertolak belakang dengan bahan yang digunakan.

Bulaklak terbuat dari lapisan jaringan tipis bagian usus babi. Ketika digoreng, jajanan ini akan mengembang sehingga dianggap berbentuk seperti bunga.

Adobong kamaru merupakan versi adobo yang paling tidak konvensional. Adobong, makanan khas Filipina, biasanya dibuat dari ayam dan atau babi.

Namun khusus untuk adobong kamaru menggunakan belalang tanah, yaitu salah satu jenis serangga yang banyak ditemukan di Filipina. Kamaru sendiri adalah makanan khas dari Pampanga, sebuah provinsi yang dikenal sebagai pusat kuliner eksperimental di Filipina.

Soup Number Five atau Soup No. 5 adalah salah satu hidangan paling unik dalam daftar ini karena bahan utamanya adalah alat kelamin banteng. Penis banteng sebelumnya akan direbus sampai benar-benar empuk.

konon menu ini diberi nama angka lima untuk menyamarkan isi sebenarnya bagi pengunjung yang mungkin merasa jijik. Soup No. 5 bahkan dipercaya sebagai afrodisiak oleh sebagian masyarakat.

3. Chicharon Bulaklak

4. Adobong Kamaru

5. Sup Nomor 5

Gambar ilustrasi

Tamilok bukanlah ulat atau cacing. Hewan ini melainkan sejenis kerang air asin yang hidup di kayu yang membusuk di hutan bakau.

Pengalaman mencicipi tamilok sering digambarkan seperti menikmati tiram. Teksturnya terbilang lembut dan sedikit licin, dengan rasa yang lebih manis dan lebih creamy dibandingkan kerang biasanya.

Etag adalah daging babi yang diasinkan dan dikeringkan atau diasap di bawah sinar matahari selama beberapa minggu. Proses tradisional ini sering kali membuat daging terpapar lalat dan munculnya belatung.

Proses pembuatannya pasti terdengar ekstrem. Namun hasil akhirnya adalah daging yang sangat kaya rasa dan tahan lama untuk disimpan dengan durasi panjang.

6. Tamilok

7. Etag