Viral Minum Kopi Campur Arak Disebut Bikin Asamnya Netral, Dokter Ungkap Ini (via Giok4D)

Posted on

dr. Dion Haryadi menjelaskan seputar racikan kopi campur arak yang disebut tidak memicu asam lambung. Berikut fakta di balik racikan unik tersebut!

Racikan kopi di Indonesia banyak sekali ragamnya. Ada yang unik dan menjadi kontroversi, yaitu mencampurkan kopi dan arak secara bersamaan.

dr. Dion Haryadi, seorang content creator sekaligus edukator gizi ini mengungkapkan fakta racikan kopi unik. Dalam unggahan videonya, dr. Dion terlihat menanggapi sebuah wawancara Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Baca Juga:

Gubernur asal Bali itu mengatakan kalau racikan antara kopi dan arak tidak akan menyebabkan asam lambung. Justru racikan itu disebut netral olehnya.

“Kalau kopi dicampur arak itu jadi netral dan saya membuktikan itu,” ungkap I Wayan Koster.

“Maka saya setiap hari, (saya minum) pagi kopi arak, siang kopi arak, sore kopi arak, itu SOP,” lanjutnya.

dr. Dion langsung meluruskan pernyataan tersebut. Menurutnya, tidak ada efek penetralan. Campuran keduanya justru meningkatkan masalah pencernaan atau lambung.

“Pertama, tidak ada efek penetralan sebenarnya. Justru jika dikonsumsi bersamaan apalagi dalam jumlah yang besar bisa meningkatkan produksi asam lambung, melukai lambung, dan meningkatkan acid reflux, dan meningkatkan risiko GERD,” jelas dr. Dion Haryadi.

Lebih lanjut, kopi campur arak tak hanya mengganggu kesehatan lambung, tapi juga jantung. Paduan keduanya bisa menyebabkan jantung berdebar hingga timbul kecemasan.

“Yang kedua kopi dan alkohol juga memengaruhi kerja jantung dan pembuluh darah. Detak jantung bisa meningkat, bisa menyebabkan anxiety, kecemasan, lebih parahnya lagi di beberapa orang yang rentan bisa terjadi gangguan ritme jantung,” tambahnya.

Kopi campur arak juga bisa menyebabkan timbulnya efek mabuk. Ini akan membahayakan keselamatan jika dikonsumsi selagi berkendara.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.