Perkara ‘split bill’ ternyata tak hanya terjadi pada kencan pertama, tapi juga antara orangtua kekasih yang picu perdebatan. Contohnya tercermin dalam curhatan viral ini.
Sebuah unggahan viral di forum online Reddit memicu perdebatan luas setelah seorang perempuan mengungkapkan kekecewaannya terhadap orang tua sang kekasih. Saat itu ia diminta ikut patungan tagihan makan malam, meski mereka sendiri yang mengundangnya ke acara tersebut.
Makan malam itu digelar untuk merayakan kelulusan sang kekasih sebagai sarjana. Mereka sudah menjalin hubungan hampir 6 tahun.
Dilansir dari DailyMailUK (05/12/2025), dalam unggahannya, perempuan tersebut menjelaskan bahwa keluarganya menempuh perjalanan sekitar 6 jam dan mengambil cuti kerja demi menghadiri wisuda kekasihnya tersebut.
Ia menyebut orang tua kekasihnya mengundang kedua keluarga untuk makan malam setelah acara kelulusan, dengan beberapa kali menyinggung soal keterbatasan biaya sebelum akhirnya memilih restoran ayam goreng yang harganya tak terlalu mahal.
Namun di akhir acara makan-makan, orang tua kekasihnya meminta agar tagihan dibagi rata. Keluarga perempuan itu pun harus membayar sekitar US$ 56 (Rp 950.000).
“Saya benar-benar marah. Keluarga saya sudah menempuh perjalanan jauh. Tiga orang harus mengambil cuti kerja. Menurut saya sangat tidak sopan mengundang orang ke acara seremonial, tetapi tidak menawarkan untuk membayar makanan di acara tersebut,” tulisnya.
Kekecewaannya semakin bertambah ketika seminggu kemudian ia mengetahui bahwa orang tua kekasihnya baru saja mengganti ponsel ke model terbaru dengan biaya hampir US$400 (Rp 6,7 juta).
“Itu titik terakhir bagi saya. Mereka tidak keberatan menambah utang untuk ponsel baru, tetapi tidak mau menanggung makan malam untuk orang-orang yang datang jauh-jauh merayakan kelulusan anaknya,” tulisnya.
Akibat kejadian tersebut, ia memutuskan untuk tidak lagi membelikan hadiah Natal bagi keluarga kekasihnya. Keputusan ini kembali memantik perdebatan di kolom komentar. Sebagian pengguna mendukung sikapnya.
“Kamu tidak mengundang orang untuk merayakan pencapaian anakmu lalu meminta mereka membayar biaya makan. Itu etika dasar,” tulis seorang pengguna.
Namun, tidak sedikit pula yang mengkritik reaksinya.
“Yang paling dirugikan justru kekasihmu. Ia harus menghadapi orang tua yang memalukan dan pasangan yang mengubah hari kelulusannya menjadi konflik soal uang kecil,” kritik seorang netizen.
Sejumlah pakar hubungan kerap mengingatkan bahwa konflik terkait uang, ekspektasi, dan norma keluarga dapat mengungkap ketidakcocokan jangka panjang dalam sebuah hubungan asmara, terutama saat melibatkan momen penting. Perbedaan pandangan mengenai siapa yang seharusnya menanggung biaya makan sering kali memicu kesalahpahaman jika tidak dibicarakan sejak awal.






