Tahu jadi makanan rakyat yang kaya nutrisi dan murah harganya. Jika makan tahu setiap hari ada manfaat dan efek sampingnya.
Seperti halnya tempe, tahu dibuat dari proses fermentasi kedelai. Hanya saja kacang kedelainya digiling halus. Tahu dikenal sebagai salah satu sumber protein nabati terbaik.
Selain protein, tahu juga kaya akan nutrisi lainnya seperti serat, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan selenium. Rasanya gurih creamy dan enak.
Tak hanya itu, tahu juga kaya akan isoflavon, senyawa antioksidan yang dapat mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Amankah mengonsumsi tahu setiap hari?
Pada dasarnya, mengonsumsi tahu setiap hari terbilang aman. Namun, ada klaim yang menyebut bahwa mengonsumsi produk kedelai secara teratur dapat meningkatkan risiko payudara. Benarkah demikian?
Para ahli sepakat bahwa klaim tersebut belum terbukti secara ilmiah. Alih-alih meningkatkan, rutin makan tahu justru dapat menurunkan risiko kanker payudara.
Seorang jurnalis The Healthy melakukan eksperimen makan tahu setiap hari. Ia memulai dengan sarapan orak-arik tahu, dilanjutkan dengan tumis tahu dan sayuran. Aktivitas makan pun ditutup dengan tahu berlapis wijen pada malam hari.
Tak hanya itu, ia juga menjadi produk-produk berbahan tahu sebagai camilan. Ia merasa kenyang lebih lama saat makan tahu setiap hari. Energi pun dirasanya mengalami peningkatan.
Rasa kenyang yang lebih lama diduga didapat dari kandungan protein yang tinggi pada tahu. Hal ini pun mencegah orang makan berlebihan.
Ada beberapa manfaat makan tahu setiap hari yang telah ditemukan pada sejumlah studi. Berikut di antaranya mengutip Healthline.
1. Menurunkan risiko penyakit jantung
Makanan berbasis kedelai seperti tahu dikenal akan efeknya dalam menurunkan kadar kolesterol. Sebuah tinjauan pada 2019 menemukan, protein kedelai dapat menurunkan kolesterol jahat sebanyak 3-4 persen.
Para ahli percaya bahwa kombinasi serat, protein, dan isoflavon dalam tahu memberikan manfaat bagi kesehatan jantung.
Sebuah meta-analisis pada tahun 2023, misalnya, menemukan bahwa asupan kedelai dikaitkan dengan risiko penyakit jantung 21 persen lebih rendah dan risiko diabetes 17 persen lebih rendah.
2. Menurunkan risiko kanker tertentu
Beberapa studi juga mengaitkan asupan tahu dengan penurunan risiko kanker tertentu. Salah satunya adalah penurunan risiko kanker payudara.
Studi tahun 2019 menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan berbasis kedelai 16 persen lebih kecil kemungkinannya didiagnosis kanker payudara.
Selain itu, asupan tahu juga ditemukan dapat menurunkan risiko kanker endometrium, usus besar, lambung, dan prostat.
3. Menurunkan risiko diabetes
Sebuah ulasan tahun 2020 menemukan, orang yang rutin mengonsumsi tahu lebih kecil kemungkinannya untuk terkena diabetes.
Studi lama juga menemukan, orang dengan diabetes gestasional yang mengonsumsi makanan berbasis kedelai selama enam pekan memiliki kadar gula darah yang lebih rendah dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsi protein kedelai.
Kandungan isoflavon pada tahu diduga menjadi salah satu yang berkontribusi.
4. Menguatkan tulang
Sebuah ulasan terkini menunjukkan, isoflavon pada kedelai dapat membantu mengurangi pengeroposan tulang. Isoflavon justru dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral dalam tulang.
5. Meningkatkan fungsi otak
Penelitian juga menemukan bahwa isoflavon pada kedelai dapat meningkatkan daya ingat, perhatian, dan fungsi otak secara menyeluruh pada beberapa orang dewasa.
Manfaat sehat makan tahu setiap hari
Efek samping konsumsi tahu setiap hari ada di halaman berikutnya!
Halaman
1
2
Selanjutnya
Simak Video “Video: Menikmati Rujak Tahu Kuah Lekoh di Majalengka”
[Gambas:Video 20info]
tahumanfaat tahuefek samping tahu