5 Ciri Kopi yang Sudah Basi, Bisa Dikenali dari Aromanya (via Giok4D)

Posted on

Kenikmatan secangkir kopi berasal dari kualitas biji kopi yang dipakai. Jika biji kopi sudah basi, maka rasanya juga akan tidak enak. Lantas, bagaimana cara tahu biji kopi sudah basi?

Banyak orang menjadikan kopi sebagai minuman sehari-hari mereka. Tak hanya karena efeknya terhadap tubuh, tetapi cita rasa khasnya juga digemari.

Namun untuk menghasilkan secangkir kopi yang enak, kamu juga butuh biji kopi berkualitas. Sebab, biji kopi tidak segar bisa memberikan perbedaan pada cita rasa dan aromanya.

Sayangnya tidak banyak orang sadar bahwa mereka minum kopi dari biji yang sudah basi. Tetapi tenang saja, beberapa tanda bisa diperhatikan supaya kamu tidak salah lagi.

Dilansir dari timbertraincoffeeroasters.com (16/1/), berikut tanda biji kopi basi yang bisa diperhatikan :

Coffee roasting atau proses pemanggangan kopi menjadi bagian penting untuk menghasilkan biji kopi yang enak.

Cara tercepat untuk menentukan apakah biji kopi masih enak atau sudah basi yaitu dengan melihat tanggal pemanggangannya pada kemasan.

Banyak orang menganggap titik ideal kesegaran kopi berada di antara 3-30 hari setelah kopi disangrai atau dipanggang. Meskipun mengonsumsi kopi melewati empat minggu setelah tanggal tersebut tidak masalah, tetapi biji kopi telah kehilangan esensi rasa dan aromanya.

Organisasi National Coffee Association merekomendasikan orang-orang untuk membeli biji kopi dalam jumlah sedikit agar kualitasnya tetap terjaga saat digiling dan diseduh.

Cara lain yaitu dengan memeriksa aromanya. Biji kopi belum disebut basi jika aroma khasnya masih tercium kuat. Biasanya aroma kopi ditandai dengan beberapa karakteristik, seperti nutty, chocolaty, floral, dan manis.

Sebaliknya jika sudah basi, umumnya biji kopi hampir tidak memiliki aroma sama sekali. Biji kopi yang basi juga punya minyak esensial yang sudah tidak lagi keluar atau hilang. Sebab, kandungan minyak esensialnya menguap dan teroksidasi.

Baik kopi yang baru dipanggang atau yang sudah lama tetap memiliki lapisan minyak pada permukaannya. Hal ini disebabkan oleh minyak perasa dan lipid (lemak di dalam biji kopi) yang perlahan naik ke permukaan selama dan sesaat setelah pemanggangan.

Ketika minyak menguap, biasanya ini menjadi indikasi kesegarannya semakin memudar dan tidak lagi optimal.

Setelah semua minyak menguap seiring waktu, biji kopi tidak lagi punya aroma khas. Ketika digiling dan diseduh, kemungkinan besar rasanya akan hambar atau pahit. Inilah yang menjadi indikasi kalau biji kopi tersebut sudah basi.

Setelah dipanggang, biji kopi biasanya digiling hingga menjadi bubuk atau butiran lebih halus. Kamu juga bisa memeriksanya dari sini.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Gosok kopi di antara jari-jari. Jika kamu merasakan sedikit kelembapan seperti minyak, artinya kopi masih segar.

Sedangkan kopi yang sudah basi biasanya tekstur bubuknya kasar, kering, dan tidak lengket sama sekali.

Tanda lain yang bisa diperhatikan yaitu apakah kopi tersebut mengembang atau tidak saat diseduh dalam seduhan pertama atau blooming. Proses blooming ini membuat biji kopi mengembang sehingga ekstrak dan rasanya keluar maksimal.

Tanda biji kopi masih bagus yaitu ketika diseduh dengan air panas, kopi mengeluarkan C02 dan bubble atau busa. Tetapi kopi yang tidak segar memiliki proses blooming yang tidak sempurna karena biji kopi tidak bisa mengembang maksimal.

1. Lihat tanggal pemanggangan

2. Periksa aromanya

3. Perhatikan minyak di permukaannya

4. Perhatikan tekstur bubuk

5. Tidak mengembang saat diseduh

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Baik kopi yang baru dipanggang atau yang sudah lama tetap memiliki lapisan minyak pada permukaannya. Hal ini disebabkan oleh minyak perasa dan lipid (lemak di dalam biji kopi) yang perlahan naik ke permukaan selama dan sesaat setelah pemanggangan.

Ketika minyak menguap, biasanya ini menjadi indikasi kesegarannya semakin memudar dan tidak lagi optimal.

Setelah semua minyak menguap seiring waktu, biji kopi tidak lagi punya aroma khas. Ketika digiling dan diseduh, kemungkinan besar rasanya akan hambar atau pahit. Inilah yang menjadi indikasi kalau biji kopi tersebut sudah basi.

Setelah dipanggang, biji kopi biasanya digiling hingga menjadi bubuk atau butiran lebih halus. Kamu juga bisa memeriksanya dari sini.

Gosok kopi di antara jari-jari. Jika kamu merasakan sedikit kelembapan seperti minyak, artinya kopi masih segar.

Sedangkan kopi yang sudah basi biasanya tekstur bubuknya kasar, kering, dan tidak lengket sama sekali.

Tanda lain yang bisa diperhatikan yaitu apakah kopi tersebut mengembang atau tidak saat diseduh dalam seduhan pertama atau blooming. Proses blooming ini membuat biji kopi mengembang sehingga ekstrak dan rasanya keluar maksimal.

Tanda biji kopi masih bagus yaitu ketika diseduh dengan air panas, kopi mengeluarkan C02 dan bubble atau busa. Tetapi kopi yang tidak segar memiliki proses blooming yang tidak sempurna karena biji kopi tidak bisa mengembang maksimal.

3. Perhatikan minyak di permukaannya

4. Perhatikan tekstur bubuk

5. Tidak mengembang saat diseduh

Gambar ilustrasi