Restoran Indonesia terbaru di Jakarta ini menawarkan menu kurasi William Wongso. Kemudian ada daftar makanan probiotik sehatsampai makanan enak yang tidak bikin gemuk.
Jakarta kembali diramaikan dengan kehadiran restoran baru yang mengangkat kekayaan rasa Nusantara. Restoran bernama Noesaka yang berkolaborasi dengan William Wongso ini menghadirkan pengalaman bersantap yang tidak hanya mengedepankan cita rasa autentik, tetapi juga nilai budaya dan eksplorasi kuliner Indonesia.
Di sisi lain, perhatian terhadap kesehatan juga semakin meningkat. Salah satunya tercermin dari konsumsi makanan probiotik. Makanan ini dinilai lebih efektif dibanding suplemen karena mengandung mikroba hidup alami yang bermanfaat bagi pencernaan dan daya tahan tubuh.
Begitu juga dengan makanan enak untuk menjaga berat badan. Beragam pilihan makanan tinggi protein, rendah kalori, serta pelengkap berbahan sayur dan rempah memungkinkan siapa pun menikmati hidangan favorit tanpa rasa bersalah, asalkan diolah dengan tepat dan dikonsumsi secara seimbang.
Berikut tiga artikel paling menarik pembaca infoFood kemarin (08/01/2026).
1. Restoran Baru Kolaborasi dengan William Wongso
Noesaka merupakan restoran Indonesia terbaru di Lantai 5 Plaza Indonesia yang menghadirkan pengalaman kuliner Nusantara dengan nuansa etnik yang hangat dan area santap privat. Sebelumnya, Noesaka telah hadir di One Satrio Kuningan dan Lands End PIK sejak 2022.
Di cabang terbarunya ini, Noesaka berkolaborasi dengan maestro kuliner William Wongso melalui program bertajuk “Jejak Rasa”. Kolaborasi ini menghadirkan 10 menu spesial yang untuk sementara hanya tersedia di Plaza Indonesia, mencerminkan eksplorasi mendalam William Wongso terhadap warisan kuliner Indonesia serta upaya Noesaka mengemasnya agar relevan bagi generasi masa kini.
Beberapa menu unggulan antara lain Udang Tangkap khas Aceh, Nasi Goreng Merah khas Surabaya, serta Pepes Shisamo Bumbu Hitam berbahan keluak khas Jawa Timur.
2. 7 Makanan Probiotik Sehat
Probiotik penting untuk menjaga kesehatan pencernaan dan imunitas tubuh. Ahli gizi menyarankan sumber terbaiknya berasal dari makanan fermentasi, bukan suplemen. Dari berbagai pilihan, ada tujuh makanan probiotik yang dinilai lebih efektif karena kaya mikroba hidup sekaligus nutrisi pendukung.
Mulai dari yogurt, khususnya Greek yogurt tanpa gula tambahan, mengandung bakteri baik yang membantu keseimbangan usus. Kemudian kefir, minuman susu fermentasi, memiliki jenis mikroba lebih beragam dan aktif berkat proses fermentasi bakteri dan ragi.
Lalu ada kimchi, makanan khas Korea dari sayuran fermentasi, kaya bakteri asam laktat yang mendukung pencernaan dan sistem imun. Sementara itu, sauerkraut atau kubis fermentasi mengandung bakteri baik dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan serta metabolik jika dikonsumsi rutin.
3. Makanan Enak Tidak Bikin Gemuk
Menjaga berat badan tidak selalu berarti menghindari makanan enak. Sejumlah jenis makanan justru aman dikonsumsi karena mengenyangkan, rendah kalori, dan mendukung metabolisme tubuh. Makanan tinggi protein tanpa lemak dapat membantu rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga massa otot.
Selain itu pelengkap makanan rendah kalori berbahan dasar sayur dan rempah seperti salsa dan acar bisa menambah rasa tanpa menambah berat badan. Kunci utama agar berat badan tak naik saat cicip makanan-makanan ini terletak pada pemilihan bahan, metode memasak, dan porsi yang seimbang.



3. Makanan Enak Tidak Bikin Gemuk
Menjaga berat badan tidak selalu berarti menghindari makanan enak. Sejumlah jenis makanan justru aman dikonsumsi karena mengenyangkan, rendah kalori, dan mendukung metabolisme tubuh. Makanan tinggi protein tanpa lemak dapat membantu rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga massa otot.
Selain itu pelengkap makanan rendah kalori berbahan dasar sayur dan rempah seperti salsa dan acar bisa menambah rasa tanpa menambah berat badan. Kunci utama agar berat badan tak naik saat cicip makanan-makanan ini terletak pada pemilihan bahan, metode memasak, dan porsi yang seimbang.





